Legislator Sebut Misi Perdamaian Dunia Harus Tetap Dijaga

M Ilham Ramadhan Avisena
07/4/2026 16:41
Legislator Sebut Misi Perdamaian Dunia Harus Tetap Dijaga
UNIFIL di Libanon.(Aljazeera)

MENINGKATNYA risiko serangan terhadap pasukan perdamaian tidak serta-merta membuat Indonesia mundur dari keterlibatan dalam misi internasional. Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Akbarshah Fikarno Laksono menyatakan, evaluasi tetap diperlukan, namun harus dilakukan tanpa mengorbankan komitmen strategis Indonesia terhadap perdamaian global.

Menurutnya, situasi yang berkembang saat ini justru menuntut respons kebijakan yang lebih matang dan berlapis, bukan reaksi yang terburu-buru.

"Kami memandang bahwa meningkatnya risiko serangan terhadap pasukan perdamaian harus dijawab dengan langkah kebijakan yang hati-hati, terukur, dan berlapis," ujarnya saat dihubungi, Selasa (7/4).

Ia menekankan, evaluasi terhadap keterlibatan Indonesia dalam misi luar negeri memang penting, tetapi harus dilakukan secara bertahap dan tidak mengurangi peran aktif Indonesia dalam mandat perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa.

"Evaluasi menyeluruh atas keterlibatan Indonesia dalam misi luar negeri memang perlu dilakukan secara berjenjang, namun hal itu tidak boleh mengurangi komitmen strategis kita terhadap mandat perdamaian yang diemban Perserikatan Bangsa-Bangsa," terang Dave.

Di tengah meningkatnya ancaman, DPR mendorong penguatan sistem perlindungan bagi prajurit melalui peningkatan keamanan, diplomasi yang lebih aktif, serta koordinasi yang lebih intens dengan mitra internasional. Langkah itu dinilai penting agar kontribusi Indonesia tetap memiliki nilai strategis di mata global.

"Melalui penguatan sistem keamanan, diplomasi konstruktif, serta koordinasi intensif dengan mitra internasional, Indonesia dapat memastikan bahwa kontribusi kita tetap bernilai strategis dan dihormati komunitas global," tutur Dave.

Komisi I DPR, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap kebijakan pemerintah selama langkah yang diambil berbasis kajian yang matang dan menjamin keselamatan personel di lapangan.

"Komisi I DPR RI akan terus mendukung langkah pemerintah sepanjang kebijakan yang diambil berlandaskan kajian matang, menjamin keselamatan prajurit, dan memperkuat kredibilitas diplomasi Indonesia," jelasnya.

Dave menambahkan, sinergi antara pemerintah, DPR, TNI, dan pemangku kepentingan lain menjadi kunci agar peran Indonesia dalam misi perdamaian tetap kuat sekaligus berdampak bagi stabilitas kawasan.

"Kami percaya bahwa melalui kerja sama erat antara pemerintah, DPR, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan, kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian akan semakin kokoh, memberikan dampak positif bagi stabilitas kawasan, serta menjaga kehormatan bangsa di mata dunia," pungkasnya. (Mir/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya