Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEDAULATAN udara Turki berada dalam posisi siaga tinggi setelah militer negara tersebut melaporkan serangkaian pelanggaran wilayah oleh pesawat nirawak (drone) yang terkait dengan konflik Rusia-Ukraina. Dalam kurun waktu lima hari, otoritas Ankara telah mengintersepsi satu drone dan menemukan dua puing drone lainnya yang jatuh di wilayah strategis, termasuk di dekat Istanbul.
Insiden terbaru terjadi pada Senin lalu waktu setempat, ketika jet tempur F-16 milik Angkatan Udara Turki menembak jatuh sebuah drone yang menyusup dari Laut Hitam. Drone tersebut terpantau terbang tidak terkendali sebelum akhirnya dihancurkan di wilayah Cankırı, sekitar 120 kilometer dari Ibu Kota Ankara. Kementerian Pertahanan Nasional Turki menyatakan tindakan tersebut dilakukan di "lokasi paling tepat" untuk meminimalkan risiko bagi warga sipil.
Pihak Kementerian Pertahanan Turki menambahkan bahwa jet tempur F-16 Turki dan NATO sempat disiagakan (on alert) untuk memastikan keamanan wilayah udara Turki saat mendeteksi keberadaan drone tersebut.
"Akibat perang yang terus berlanjut, kami telah memperingatkan kedua belah pihak agar lebih berhati-hati terhadap hal-hal negatif yang mengganggu keamanan di Laut Hitam," tulis pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Turki seperti dilansir Euronews, Sabtu (20/12).
Penyusupan drone hingga ke titik yang mendekati ibu kota memicu perdebatan di dalam negeri. Tokoh oposisi dari partai CHP, Namik Tan, mempertanyakan efektivitas sistem radar Turki yang membiarkan pesawat nirawak terbang jauh ke daratan sebelum berhasil dicegat. Namun, tuduhan tersebut dibantah keras oleh pemerintah. Ankara menegaskan bahwa arsitektur pertahanan berlapis yang mencakup peringatan dini dan peperangan elektronik berfungsi dengan sukses.
Selain ancaman udara, situasi di Laut Hitam juga memanas bagi armada maritim. Dalam sebulan terakhir, sejumlah kapal tanker milik perusahaan Turki, termasuk Virat dan Kairos, menjadi korban serangan rudal atau drone di tengah jalur perdagangan internasional.
Presiden Recep Tayyip Erdogan merespons kondisi ini dengan peringatan keras kepada Moskow dan Kiev. "Menargetkan kapal dagang dan kapal sipil tidak akan menguntungkan siapa pun," tegas Erdoğan.
Turki, yang memegang kendali atas Selat Bosphorus dan Dardanelles, kini berada dalam posisi diplomatik sulit untuk menjaga stabilitas di jalur vital yang menghubungkan Laut Hitam ke Mediterania tersebut. (B-3)
Tanker minyak Rusia Altura yang membawa 140.000 ton minyak diserang drone di Laut Hitam. Insiden terjadi di tengah pengetatan sanksi Eropa terhadap armada bayangan.
Para ahli akan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi; bagaimanapun juga, ledakan tercatat setelah benturan eksternal.
Jet F-16 Turki tembak jatuh drone tak terkendali dari Laut Hitam. Insiden ini terjadi di tengah eskalasi konflik Rusia-Ukraina yang merugikan kapal Turki.
ANGKATAN Laut Ukraina menuduh Rusia secara sengaja menyerang kapal sipil berbendera Turki yang mengangkut minyak bunga matahari menuju Mesir menggunakan drone
Dua kapal tanker Rusia dalam “shadow fleet” diserang drone laut Ukraina di Laut Hitam. Tidak ada korban.
Presiden Korsel Lee Jae-myung menyebut aksi drone ilegal ke Korea Utara sebagai tindakan ceroboh yang memicu ketegangan militer tak perlu.
Fitur unggulan dari drone Antigravity A1 seperti Sky Genie memungkinkan manuver sinematik otomatis, serta Deep Track yang mampu mengunci subjek secara cerdas dalam perekaman 360.
Inovasi swarm drone ini hadir untuk mengoptimalkan efisiensi dan akurasi pemantauan tanaman di lingkungan terkendali.
Laporan intelijen menyebut Rusia mulai mengirim bantuan militer berupa drone hingga logistik ke Iran. Benarkah ini babak baru aliansi mematikan kedua negara?
Warga Bahrain juga diminta menjauhi lokasi yang mengalami kerusakan atau benda mencurigakan.
Video geolokasi terbaru menunjukkan sistem pertahanan udara AS berusaha mencegat serangan drone dan roket di dekat Kedubes AS di Baghdad.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved