Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KONFERENSI pers María Corina Machado, pemimpin oposisi Venezuela yang juga penerima Hadiah Nobel Perdamaian, dibatalkan. Pembatalan itu setelah pihak penyelenggara menyatakan tidak mengetahui keberadaannya. Machado, yang sejak lama bersembunyi akibat situasi politik di negaranya, dijadwalkan menerima penghargaan tersebut dalam upacara resmi pada Rabu di Oslo, Norwegia.
Machado menjadi simbol perjuangan demokrasi di Venezuela. Ia dan para pendukungnya menilai pemilu 2024 telah dicurangi, sementara pemerintah Presiden Nicolás Maduro tetap mengklaim kemenangan. Meski kerap mengunggah video singkat melalui media sosial dengan latar putih polos, lokasi persembunyiannya hingga kini tidak terungkap.
Sebelumnya, Institut Nobel menyebut Machado akan hadir langsung dalam seremoni. Namun, lembaga tersebut menyampaikan perubahan sikap. “María Corina Machado telah menyatakan dalam wawancara betapa menantangnya perjalanan menuju Oslo, Norwegia. Karena itu, kami tidak dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai kapan dan bagaimana ia akan tiba untuk upacara Hadiah Nobel Perdamaian,” demikian pernyataan resmi mereka.
Keluarga Machado sudah berada lebih dulu di Oslo, menunggu kepastian kehadirannya. Namun ketidakpastian semakin meningkat setelah pemerintah Venezuela menegaskan Machado akan dianggap sebagai “buronan” bila meninggalkan negara tersebut.
“Dengan berada di luar Venezuela dan memiliki banyak penyelidikan kriminal, ia dianggap sebagai buronan,” ujar Jaksa Agung Venezuela, Tarek William Saab, bulan lalu. Ia menambahkan Machado dituduh terlibat dalam “tindakan konspirasi, penghasutan kebencian, dan terorisme”.
Machado sebelumnya menyampaikan kepada para pendukungnya, ia berencana kembali ke Venezuela setelah menerima penghargaan Nobel. Bila jadi hadir, itu akan menjadi penampilan publik pertamanya sejak 9 Januari, ketika ia mengikuti aksi protes di Caracas menentang pelantikan Presiden Maduro.
Pasca pemilu 2024, kubu oposisi mempublikasikan hasil penghitungan yang mereka klaim menunjukkan kemenangan calon mereka, Edmundo González. Beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, telah mengakui González sebagai presiden terpilih. Namun, Machado sendiri dilarang ikut mencalonkan diri dalam pemilu tersebut. (BBC/Z-2)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mengungkap alasan di balik sikap agresifnya terhadap Greenland.
Donald Trump mengklaim telah menghentikan 8 perang besar demi gelar Nobel Perdamaian. Benarkah?
Ketegangan memuncak! Donald Trump sebut AS tidak lagi murni memikirkan perdamaian setelah gagal raih Nobel, sambil terus mendesak kendali penuh atas Greenland.
Pemimpin oposisi Venezuela Maria Corina Machado menyerahkan medali Nobel Perdamaian militer kepada Donald Trump.
Pemimpin oposisi Venezuela, María Corina Machado, ingin menyerahkan Piala Nobel Perdamaian miliknya kepada Donald Trump. Komite Nobel pun angkat bicara.
Tokoh oposisi Venezuela María Corina Machado dilaporkan telah meninggalkan Oslo. Ia tengah fokus menjalani pemulihan akibat cedera tulang belakang saat pelariannya.
Trump mengeklaim bahwa pasukan AS akan menjadi sasaran empuk dalam kasus seperti itu, demikian klarifikasi surat kabar tersebut
Nielsen mengatakan keinginan Trump untuk memiliki atau mengendalikan Greenland telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga.
Rekaman video terbaru dari Minneapolis membuktikan agen ICE memberikan pernyataan palsu di bawah sumpah terkait penembakan dua imigran. Skandal ini mengguncang "Operation Metro Surge".
Presiden AS Donald Trump beri sinyal kuat bahwa Kuba akan jadi target berikutnya setelah Venezuela dan Iran. Simak pernyataan kontroversial Trump di Miami dan kondisi terkini Kuba.
Hakim Alvin Hellerstein pertimbangkan izin bagi Nicolas Maduro gunakan dana Venezuela untuk biaya hukum.
Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Türk melaporkan dugaan penyiksaan dan penahanan sewenang-wenang di Venezuela masih berlanjut di bawah kepemimpinan Delcy Rodríguez.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved