Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
VENEZUELA meminta dukungan negara-negara OPEC+. Presiden Nicolas Maduro menuduh Amerika Serikat melakukan agresi langsung yang bertujuan melemahkan produksi minyaknya dan mengguncang stabilitas pasar energi global.
Permintaan bantuan itu disampaikan Presiden Maduro melalui surat kepada Sekretaris Jenderal OPEC, Haitham Al Ghais, serta seluruh negara anggota. Surat tersebut dipublikasikan Menteri Luar Negeri Venezuela, Yvan Gil, di Telegram pada Minggu waktu setempat.
Dalam surat itu, seperti dilaporkan Euronews, Caracas menegaskan meningkatnya operasi militer AS di kawasan Karibia merupakan pelanggaran hukum internasional sekaligus ancaman nyata terhadap stabilitas energi dunia.
Pemerintah Maduro menilai langkah Washington bertujuan mendestabilisasi negara itu dan mengganggu kapasitas ekspornya. Venezuela meminta agar OPEC+ menunjukkan solidaritas karena jika terjadi eskalasi dianggap dapat membahayakan produksi minyak Venezuela dan kestabilan pasar global.
Surat tersebut dikirim bertepatan dengan Konferensi Tingkat Menteri OPEC+ di tengah serangan udara AS terhadap kapal-kapal di Karibia dan pengerahan militer besar-besaran hanya beberapa kilometer dari pesisir Venezuela.
Permintaan dukungan itu muncul setelah pemerintah AS menginstruksikan penutupan wilayah udara Venezuela dan sekitarnya. Hal itu memaksa maskapai internasional menghentikan penerbangan, membatalkan rute, dan membuat ribuan penumpang terlantar.
Caracas menanggapi dengan mengaktifkan rencana darurat untuk memulangkan warga negara yang terjebak di luar negeri sembari menuding Washington menciptakan blokade de facto.
Sejumlah pemerintah Amerika Latin, termasuk Kolombia di bawah Presiden Gustavo Petro, menyuarakan keprihatinan atas meningkatnya ketegangan dan mendorong penyelesaian melalui mekanisme mediasi internasional guna mencegah situasi semakin memburuk.
Para analis memperingatkan jika eskalasi ini berlanjut, Venezuela berpotensi menghadapi krisis kemanusiaan yang lebih parah, sedangkan pasar minyak dunia dapat kembali diguncang gelombang volatilitas baru. (Dhk/I-1)
Trump mengeklaim bahwa pasukan AS akan menjadi sasaran empuk dalam kasus seperti itu, demikian klarifikasi surat kabar tersebut
Nielsen mengatakan keinginan Trump untuk memiliki atau mengendalikan Greenland telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga.
Rekaman video terbaru dari Minneapolis membuktikan agen ICE memberikan pernyataan palsu di bawah sumpah terkait penembakan dua imigran. Skandal ini mengguncang "Operation Metro Surge".
Presiden AS Donald Trump beri sinyal kuat bahwa Kuba akan jadi target berikutnya setelah Venezuela dan Iran. Simak pernyataan kontroversial Trump di Miami dan kondisi terkini Kuba.
Hakim Alvin Hellerstein pertimbangkan izin bagi Nicolas Maduro gunakan dana Venezuela untuk biaya hukum.
Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Türk melaporkan dugaan penyiksaan dan penahanan sewenang-wenang di Venezuela masih berlanjut di bawah kepemimpinan Delcy Rodríguez.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved