Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuka jalan bagi Amerika untuk menjual jet tempur siluman F-35 kepada India. Hal ini membuat geram, rival India, Pakistan.
Satu-satunya negara Islam bersenjata nuklir itu mendesak masyarakat internasional untuk mempertimbangkan implikasinya terhadap keamanan regional. Islamabad memperingatkan bahwa langkah Trump tersebut dapat memengaruhi keseimbangan militer dan stabilitas strategis di Asia Selatan.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan, Shafqat Ali Khan, telah membahas masalah tersebut dalam jumpa pers mingguan pada Jumat (14/2). “Pakistan sangat prihatin atas rencana transfer teknologi militer canggih ke India. Langkah-langkah tersebut memperparah ketidakseimbangan militer di kawasan tersebut dan merusak stabilitas strategis,” katanya, sebagaimana dikutip dari DAWN, Minggu (16/2).
“Langkah-langkah tersebut tetap tidak membantu dalam mencapai tujuan perdamaian abadi di Asia Selatan. Kami mendesak mitra internasional kami untuk mengambil pandangan holistik dan objektif tentang masalah perdamaian dan keamanan di Asia Selatan dan menahan diri dari mendukung posisi yang berat sebelah dan menyimpang dari kenyataan di lapangan,” tegas dia.
Saat pertemuan dengan Perdana Menteri Narendra Modi pada Kamis (13/2) lalu, Trump mengumumkan rencana untuk meningkatkan penjualan militer ke India, yang dapat mencakup jet tempur siluman F-35. Pengumuman tersebut muncul sebagai bagian dari kerja sama pertahanan India-AS yang semakin berkembang, di mana Trump dan Modi membahas peningkatan kolaborasi militer.
Berbicara dalam jumpa pers bersama, Trump mengatakan, mulai tahun ini, akan meningkatkan penjualan militer ke India hingga miliaran dolar AS. ''Kami juga membuka jalan untuk akhirnya menyediakan F-35, pesawat tempur siluman bagi India."
Khan menyatakan ketidaksetujuan Pakistan terhadap langkah Trump tersebut. “Kami terkejut referensi tersebut telah ditambahkan ke pernyataan bersama meskipun Pakistan telah bekerja sama dalam penanggulangan terorisme dengan AS.”
Pakistan juga tetap berkomitmen untuk melanjutkan upaya penanggulangan terorisme, menangani masalah terorisme, termasuk tindakan terorisme yang dilakukan oleh unsur-unsur asing. “Kami menganggap referensi khusus Pakistan dalam pernyataan bersama India-AS pada 13 Februari 2025, sebagai sesuatu yang sepihak, menyesatkan, dan bertentangan dengan norma-norma diplomatik,” tegas Jubir Kemenlu Khan. (S-1)
Biaya program F-35 mencapai US$1,51 triliun (Rp23.508,87 triliun). Biaya yang sangat tinggi untuk proyek F-35 sempat menjadi kontroversi.
Ibu kota India, New Delhi, mencatatkan suhu tertinggi 42,8 derajat Celsius pada Sabtu (25/4).
HMD Global bersiap meluncurkan HMD Vibe 2 5G pada Mei. Smartphone ini diprediksi hadir dengan harga terjangkau dan fitur 5G untuk segmen entry-level.
Pertemuan dilakukan antara API dengan India ITME Society di Bandung. Tujuannya untuk mengatasi kendala peningkatan produktifitas tekstil dan garmen.
Sembilan polisi di India dijatuhi hukuman mati setelah terbukti menyiksa ayah dan anak hingga tewas di dalam tahanan. Kasus ini membongkar sisi gelap brutalitas polisi.
Peradangan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, termasuk jantung.
Strategi ekspansi yang akan dilakukan kedua belah pihak yakni pengembangan way-side amenities (fasilitas peristirahatan) sebanyak 500 gerai dalam 5 tahun ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved