Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Energi Internasional (IEA) mengungkapkan metana yang menyebabkan pemanasan global yang dihasilkan oleh industri bahan bakar fosil, meningkat mendekati rekor tertinggi pada 2023 meskipun ada teknologi yang tersedia untuk mengekang polusi ini tanpa biaya.
“Mengurangi emisi metana, yang merupakan peringkat kedua setelah karbon dioksida dalam kontribusinya terhadap pemanasan global, sangat penting untuk memenuhi target internasional mengenai perubahan iklim, “kata IEA.
Badan yang bermarkas di Paris ini mengatakan kegagalan untuk mengekang kebocoran metana dari proyek-proyek minyak dan gas adalah “peluang besar yang terlewatkan” untuk mencegah kerugian dan mengurangi emisi gas rumah kaca yang sangat besar.
Baca juga : Sekjen PBB Ajak Semua Negara Tekan Emisi Gas Rumah Kaca
“Emisi metana dari pengoperasian bahan bakar fosil masih sangat tinggi. Tidak ada alasan bagi emisi untuk tetap setinggi ini,” kata kepala ekonom energi IEA Tim Gould kepada wartawan menjelang peluncuran laporan tahunan Global Methane Tracker.
Namun ia menyatakan harapan bahwa tahun ini dapat menandai titik balik jika negara-negara dan perusahaan bahan bakar fosil mewujudkan janji-janji mereka untuk mengurangi polusi menjadi kebijakan yang nyata. (lihat grafis)
Metana bertanggung jawab atas sekitar 30% pemanasan global yang dialami saat ini, menurut Program Lingkungan PBB.
Baca juga : Menteri LHK Dorong Y20 Tunjukkan Aksi Lingkungan dan Iklim Konkret
Meskipun sekitar 40% metana dihasilkan dari sumber alami, terutama lahan basah, sisanya disebabkan oleh aktivitas manusia.
Pertanian adalah sumber utama penghasil metana yang dikeluarkan dari sendawa hewan ternak seperti sapi dan domba. Metana juga dihasilkan selama penanaman padi. Selain pertanian, sektor energi juga menghasilkan gas metana yang bocor dari infrastruktur energi, seperti jaringan pipa gas, dan dari pelepasan yang disengaja selama pemeliharaan.
Polusi metana bahan bakar fosil ini telah meningkat selama tiga tahun berturut-turut, kata laporan IEA, seraya menambahkan bahwa dua pertiga dari emisi tersebut berasal dari 10 negara, termasuk Tiongkok yang memproduksi metana yang terkait dengan batu bara, dan Amerika Serikat yang menggunakan gas, serta Rusia. (AFP/M-3)
Presiden Donald Trump resmi membatalkan "endangerment finding" 2009, kebijakan kunci era Obama yang membatasi gas rumah kaca. Simak dampak ekonomi dan pro-kontra medisnya di sini.
Peningkatan kapasitas produksi tersebut akan memberikan dampak ganda, baik dari sisi pengurangan impor bahan bakar maupun penurunan emisi gas rumah kaca.
PERINGATAN mengenai ancaman perubahan kiamat iklim kembali menguat seiring dengan ditemukannya fenomena geologi yang tidak biasa di Greenland.
“Menurut Data KLHK (2023) sampah makanan sebesar 41,4% dari total sampah di Indonesia. Setiap orang menyumbang sampah makanan sebesar 115–184 kg per tahun,”
TERBITNYA Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 dinilai sebagai tonggak penting bagi Indonesia dalam membangun ekonomi hijau.
PT Mitra Kiara Indonesia (MKI), perusahaan terafiliasi Semen Indonesia Group (SIG), mengambil langkah penting menuju dekarbonisasi industri.
Musim dingin yang terlalu hangat menyebabkan bunga gagal mekar sempurna dan merusak tradisi ribuan tahun.
Ilmuwan Smithsonian (STRI) melaporkan kegagalan fenomena upwelling di Teluk Panama pada 2025 akibat angin yang melemah. Ancaman serius bagi ekosistem dan nelayan.
Penelitian terbaru Universitas Alaska Fairbanks mengungkap hilangnya es pesisir (landfast ice) di Laut Beaufort dan Chukchi yang kini mencair lebih cepat.
Penelitian terbaru di jurnal Nature mengungkap fakta mengejutkan. Serangga di wilayah tropis, termasuk Amazon, terancam punah karena tidak mampu beradaptasi dengan kenaikan suhu ekstrem.
Suhu Greenland Maret 2026 menunjukkan tren menghangat yang mengkhawatirkan. Simak update terbaru mengenai "Zona Gelap" dan dampaknya bagi permukaan laut dunia.
Peneliti terkejut menemukan Gletser Hektoria di Antartika kehilangan separuh wilayahnya dalam waktu singkat. Simak penyebab "gempa gletser" dan ancaman kenaikan permukaan laut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved