Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN yang menaungi berbagai merek busana ternama, Inditex, mengungkapkan ada laba bersih yang didapat di semester pertama tahun ini.
Inditex menyatakan laba bersih yang didapat mencapai 2,51 miliar euro. Angka tersebut lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu yang hanya 1,79 miliar euro.
Selain itu pencapaian Inditex yang merupakan pemilik dari jenama Zara, Massimo Dutti, dan Stradivarius itu juga mengalahkan ekspektasi para analis yang hanya memperkirakan 2,42 miliar euro.
Baca juga: Anne Hathaway Terpikat Gaya Busana Gen Z
Cukup mengejutkan karena Inditex sampai harus menutup 514 tokonya di Rusia akibat perang Rusia-Ukraina yang dimulai pada 2022.
Perusahaan menegaskan bahwa keuntungan datang berkat tingginya penjualan, baik offline dan online, yang mencapai 16,85 miliar euro atau 13,5 persen dari periode yang sama pada tahun lalu.
Baca juga: Perkenalkan Batik di Paris Fashion Week 2022
"Dalam konteks global, ini adalah kemajuan besar," kata CEO Inditex Oscar Garcia Maceiras dalam keterangannya. (AFP/Z-6)
PT Astra Agro Lestari Tbk mencatatkan kinerja positif pada kuartal I 2026 dengan pertumbuhan laba yang signifikan, didorong oleh efisiensi operasional dan pengendalian biaya.
RUPST Astra 2026 menetapkan dividen Rp390 per saham, laba bersih Rp32,77 triliun, susunan manajemen baru, serta penunjukan auditor 2026.
Bank Mandiri mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun pada kuartal I 2026 atau tumbuh 16,6% secara year on year (yoy).
Bank BTN raih laba bersih 22,6% pada kuartal I 2026, didorong efisiensi biaya dan transformasi digital. Pendapatan bunga naik, sektor perumahan terus berkembang.
Kinerja Bank Mandiri pada awal 2026 dinilai tetap solid meski permintaan kredit secara struktural belum sepenuhnya pulih.
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatatkan penurunan volume penjualan sepanjang 2025, namun membukukan pertumbuhan laba bersih pada periode tersebut.
Laba emiten properti melonjak 216,7% pada 2025, ditopang optimalisasi aset dan pendapatan berulang, serta membagikan dividen Rp2 miliar.
PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatatkan kinerja keuangan yang tetap resilien sepanjang 2025, didukung oleh strategi bisnis yang adaptif dan pengelolaan risiko yang prudent.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved