Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Israel Naftali Bennett menyatakan pihaknya segera mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada warga sipil yang terkena dampak pertempuran di Ukraina.
Setelah Rusia melakukan invasi di Ukraina, Israel berupaya mempertahankan kerja sama keamanan yang rumit dengan Moskow. Mengingat, kehadiran militer Rusia yang besar di Suriah, di mana Israel melakukan serangan udara reguler, yang disebut sebagai target terkait Iran.
Baca juga: Pasukan Rusia Diperintahkan Maju ke Ukraina dari Segala Arah
Bennett menyebut pemerintahannya siap mengirim 100 ton peralatan kemanusiaan Israel. Khususnya, warga sipil yang berada di zona pertempuran dan yang berusaha untuk pergi.
Pengiriman paket bantuan mencakup selimut, peralatan medis dan alat penjernih air. Bennet aka mengadakan pertemuan kabinet keamanan khusus tentang konflik Ukraina pada Minggu malam. Dalam hal ini, untuk melihat aspek diplomatik dan ekonomi dari krisis, termasuk "penyerapan imigran".
Baca juga: PBB Sebut Pengungsi Ukraina Capai 368 Ribu Orang
Jewish Agency, yang memproses aplikasi kewarganegaraan Israel untuk orang Yahudi, tengah mempersiapkan pusat pemrosesan di beberapa titik perbatasan Ukraina. Langkah ini untuk mengantisipasi warga Yahudi yang melarikan diri dari Ukraina dan meminta pindah ke Israel.
Kementerian Luar Negeri melaporkan sekitar 2.000 warga Israel sudah meninggalkan Ukraina. Tepatnya, sejak Rusia melancarkan invasi di Ukraina pada Kamis waktu setempat.(AFP/OL-11)
Sebanyak 415 tentara AS terluka dan 13 tewas dalam operasi melawan Iran. Konflik meningkat sejak serangan gabungan AS-Israel pada Februari.
PBB catat 38.000 perempuan dan anak perempuan tewas di Gaza hingga akhir 2025 akibat perang. Rata-rata 47 nyawa melayang setiap hari di tengah hancurnya infrastruktur.
RENCANA pengendalian bersama Selat Hormuz oleh Amerika Serikat dan Iran menjadi dinamika baru yang berpotensi mengubah peta kekuatan di Timur Tengah, di tengah konflik
PRESIDEN Prabowo Subianto mengatakan konflik yang terjadi di sejumlah kawasan dunia menunjukkan situasi internasional berada dalam kondisi rawan.
Kasus ini bermula dari rapuhnya harmonisasi komunikasi di ruang digital
Partai Gema Bangsa mengutuk tanpa kompromi setiap tindakan agresi militer dan pelanggaran kedaulatan negara yang memicu eskalasi konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah
Dalam dunia yang semakin rentan dengan politik identitas religius, menjaga jarak antara iman dan peluru merupakan tanda kedewasaan beragama.
Tak cuma Iran, negara-negara sekutu seperti Prancis, Inggris, Spanyol, Jerman, Korsel, Jepang, Kanada, dll pun mulai berani berkata 'tidak' kepada mereka.
Jangan-jangan, Trump sedang mencari cara mengakhiri perang tanpa dicap salah kalkulasi dan kalah perang?
Overthinking dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi tertekan, stres, hingga situasi sosial ekonomi.
“WAR is the father of all things,” tulis Heraclitus lebih dari dua milenium lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved