Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN terpilih Filipina, Rodrigo Duterte, Senin (16/5) bersumpah akan memberlakukan hukuman mati bagi para pelaku kejahatan. Hukuman mati dengan eksekusi gantung akan diberlakukan sebagai bagian dari tindakan keras hukum dan peraturan di Filipina.
Duterte juga memberikan akses bagi penembak jitu militer untuk menembak mati pelaku kejahatan yang tergabung dengan organisasi kriminal atau pelaku yang melakukan perlawanan ketika ditangkap. Duterte dalam perang melawan kejahatan berharap masyarakat akan belajar untuk takut terhadap hukum setelah pemberlakukan hukuman tersebut.
"Siapa yang menghancurkan hidup anak-anak kita akan dihancurkan. Siapa yang membunuh negara ini akan dibunuh, sesederhana itu, tidak ada jalan tengah. Tidak ada maaf. Tidak ada alasan," tegasnya.
Duterte juga bersumpah akan membawa peraturan kota Davao tempat dia menjabat sebagai wali kota selama lebih dari dua dekade ke ranah nasional. Peraturan tersebut antara lain pemberlakuan jam malam dan larangan bagi anak-anak berjalan sendirian pada malam hari, merokok di restoran dan hotel juga akan dilarang.
Orang tua yang membiarkan anak-anaknya berjalan sendirian di jalanan pada malam hari juga akan diberi peringatan berulang dan akan dipenjara karena tuduhan peninggalan.
Duterte akan meminta kongres untuk kembali memberlakukan hukuman mati untuk ruang lingkup kejahatan yang lebih luas termasuk perdagangan narkoba, pemerkosaan, pembunuhan, pencurian, dan penculikan anak dengan tuntutan tebusan. Sebelumnya hukuman mati pernah diberlakukan di Filipina sampai tahun 2006 di hilangkan oleh Presiden Gloria Arroyo.
Duterte memilih eksekusi mati melalui hukuman gantung dibandingkan eksekusi oleh regu tembak karena hanya akan menghabiskan peluru dan menurutnya lebih manusiawi. Bahkan pelaku kejahatan dengan dua tuntutan maka akan di gantung dua kali.
Perang melawan kejahatan merupakan kampanye utama Duterte yang berhasil menjadikannya presiden dengan janji untuk mengakhiri kejahatan dalam waktu tiga sampai enam bulan setelah ia terpilih.
Selama kampanye, Duterte bersumpah akan membunuh sepuluh ribu pelaku kriminal yang berhasil merebut perhatian warga Filipina yang telah muak dengan kejahatan dan korupsi di sana.
Selama menjadi wali kota di Davao, Duterte membentuk pasukan kematian yang terdiri dari polisi, pembunuh bayaran, dan mantan pemberontak komunis. Pasukan ini telah membunuh lebih dari 1000 orang yang diduga melakukan kejahatan disana. (AFP/OL-2)
WARGA Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa menggotong peti jenazah menyeberangi sungai yang dalam dan berarus deras.
HUJAN deras telah menyebabkan sungai Ciwarunga meluap hingga mengakibatkan putuskan jembatan penghubung antara Desa Pasirlangu, Desa Tanjungjaya, Pakenjeng, Garut.
Warga menyeberangi Sungai Peusangan dengan kereta gantung sebagai alternatif setelah jembatan putus akibat banjir bandang November 2025.
Warga menyeberangi Sungai Jabak menggunakan gondola darurat menuju Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
BPBD Kabupaten Probolinggo mencatat dampak signifikan akibat banjir yang melanda delapan kecamatan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved