Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN ribu warga Polandia ambil bagian dalam aksi demonstrasi pada Minggu (10/10) mendukung kenaggotaan mereka di Uni Eropa setelah Pengadilan Konstitusi Polandia, pekan lalu, mengeluarkan aturan yang menentang undang-undang Uni Eropa.
Demonstrasi Pro-Uni Eropa itu diprakarsai oleh mantan Ketua Uni Eropa Donald Tusk, yang kini merupakan pemimpin partai oposisi utama Polandia, Civic Platform, yang memperingatkan kemungkinan terjadinya Polexit.
"Puluhan ribu orang di Warsawa dan lebih dari 100 kota lain di Polandia telah memprotes apa yang dilakukan pemerintah terhadap negara kita," ujar Tusk kepada para demonstran di ibu kota Polandia.
Baca juga: Irak Gelar Pemilu Setahun Lebih Cepat
Tusk meminta warga Polandia untuk mempertahankan Polandia sebagai bagian dari Eropa setelah pemerintah negara itu dikritik baik dari dalam negeri maupun oleh Uni Eropa.
Keanggotaan Polandia di Uni Eropa tetap populer di warga negara itu meski hubungan antara Warsawa dan Brussels menegang sejak partai populis Hukum dan Keadilan (PiS) berkuasa pada 2015.
Hal utama yang meramaikan hubungan Polandia dan Uni Eropa adalah rencana reformasi hukum yang diinginkan PiS, yang disebiut Uni Eropa akan menghapus kebebasan hukum dan kebebasan demokrasi.
Perselisihan terbaru antara Polandia dan Uni Eropa terjadi pada Kamis (7/10) ketika Pengadilan Konstitusi Polandia, badan yang dituding kelompok oposisi dipenuhi sekutu Pis mengeluarkan putaran yang menyebut hukum Uni Eropa tidak cocok dengan konstitusi Polandia.
Pengadilan itu juga meminta Uni Eropa tidak ikut campur dalam reformasi hukum di POlandia.
"Saya berada di sini karena saya khawatir kami akan meninggalkan Uni Eropa. Perjuangan ini sangat penting terutama bagi cucu saya," ujar warga Warsawa Elzbieta Morawska, 64.
"Inggris telah meninggalkan Uni Eropa dan itu adalah tragedi. Jika Polandia juga meninggalkan Uni Eropa, itu juga akan menjadi tragedi," timpal Aleksander Winiarski, 20, warga Polandia yang berkuliah di Inggris. (AFP/OL-1)
KBRI Warsawa gelar forum bisnis di Krakow dan Łódź untuk dorong investasi, perdagangan, dan kerja sama tenaga kerja Indonesia-Polandia jelang IEU-CEPA 2027.
KBRI Warsawa sukses gelar FamTrip 2026 untuk tour operator Polandia guna promosikan destinasi Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta sebagai pasar potensial Eropa.
Menhan Polandia tegas menolak pengiriman baterai Patriot ke Timur Tengah. Warsawa prioritaskan keamanan langit domestik dan sayap timur NATO dari ancaman Rusia.
Meski suhu udara mencapai 5 derajat Celsius, pelaksanaan ibadah salat Idul Fitri di Wisma Duta, Warsawa berlangsung khidmat dan penuh kehangatan.
Polandia memiliki fokus tersendiri, membangun pasukan darat, udara, dan angkatan laut untuk menghadapi konflik perbatasan di Ukraina.
KBRI Warsawa bekerja sama dengan ASITA menghadirkan 21 pelaku industri (sellers) asal Indonesia, mulai dari operator tur hingga perwakilan hotel dari destinasi unggulan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved