Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Qatar dan Jerman, pada Selasa, memperingatkan terhadap setiap peningkatan terorisme setelah penarikan AS dari Afghanistan, yang sekarang berada di bawah kekuasaan Taliban.
Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani mendesak kelompok garis keras itu untuk memerangi terorisme dan menyerukan pemerintahan yang inklusif.
"Kami menekankan pentingnya kerja sama untuk memerangi terorisme dan pentingnya Taliban untuk bekerja sama di bidang ini," katanya dalam konferensi pers setelah bertemu dengan mitranya dari Jerman, Heiko Maas.
"Adalah peran kami untuk selalu mendesak mereka (Taliban) untuk memiliki pemerintahan yang diperluas yang mencakup semua pihak dan tidak mengecualikan pihak mana pun," jelasnya.
"Selama pembicaraan kami dengan Taliban, tidak ada tanggapan positif atau negatif," kata al-Thani, yang mengacu pada pembicaraan baru-baru ini antara Qatar dan penguasa baru Afghanistan.
Pada Selasa, pejuang Taliban merayakannya dengan tembakan, beberapa jam setelah pasukan AS terakhir meninggalkan Kabul. Itu menutup operasi evakuasi udara yang membuat lebih dari 123.000 warga asing dan warga Afghanistan melarikan diri dari negara tersebut.
Baca juga: AS Angkat Kaki, Taliban Rayakan Kemerdekaan Afghanistan
Sementara itu, Maas mengatakan tidak melihat jalan lain untuk berbicara dengan Taliban.
"Saya pribadi percaya sama sekali tidak ada jalan lain untuk melakukan pembicaraan dengan Taliban, karena kita benar-benar tidak mampu untuk memiliki ketidakstabilan di Afghanistan," katanya.
"Itu akan membantu terorisme dan memiliki dampak negatif yang besar pada negara-negara tetangga. Kami tidak melihat pertanyaan tentang pengakuan formal, tetapi kami ingin menyelesaikan masalah yang ada -- mengenai orang-orang di Afghanistan, warga Jerman, tetapi juga staf lokal yang ingin meninggalkan negara itu," tuturnya.
Sebelumnya, Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan menjaga bandara Kabul tetap terbuka sangat penting ketika negara-negara Barat sekarang mempertimbangkan bagaimana membuat lebih banyak orang keluar dari negara itu.
Pembicaraan sedang berlangsung mengenai siapa yang sekarang akan menjalankan bandara Kabul. Para pejabat AS mengatakan bandara itu dalam kondisi buruk, dengan banyak infrastruktur dasarnya rusak atau hancur.(AFP/OL-5)
Setelah satu tahun ditahan tanpa dakwaan, peneliti bahasa AS Dennis Coyle akhirnya dibebaskan oleh Taliban.
Pakistan dan Afghanistan sepakat menghentikan sementara konflik maut demi menghormati Idul Fitri, menyusul serangan udara di Kabul yang menewaskan ratusan jiwa.
Tragedi berdarah terjadi saat Ramadan di Kabul. Serangan udara Pakistan mengenai RS Omid, menewaskan ratusan pasien yang sedang berbuka puasa dan salat.
Pakistan telah menyerang pusat rehabilitasi di ibu kota, sehingga mengakibatkan kematian dan luka-luka. Dia berjanji bahwa tindakan tersebut tidak akan dibiarkan begitu saja.
Sebuah pusat rehabilitasi narkoba di Kabul hancur akibat serangan udara. Taliban tuduh Pakistan sebagai pelakunya, sementara ketegangan lintas batas meningkat.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
Kedutaan Besar Qatar sampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian UNIFIL di Libanon.
Mengenang Piala Dunia 2022 Qatar, mulai dari kemenangan dramatis Argentina, daftar peserta, hingga berbagai kontroversi yang mewarnai turnamen.
Ketegangan di Selat Hormuz meningkat. Lima kapal tanker LNG Qatar berbalik arah setelah peringatan penutupan jalur oleh Iran, mengancam pasokan energi global.
Iran menuntut lima negara Arab membayar ganti rugi atas dugaan dukungan dalam serangan gabungan AS-Israel. Teheran membawa tuduhan itu ke PBB lewat nota diplomatik.
Pencairan ini tidak dilakukan secara tunai langsung ke rekening pemerintah Iran.
Berdasarkan cuplikan pelacakan terbaru yang tersedia, kapal-kapal tersebut berada di dekat Oman setelah berbalik arah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved