Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Luar Negeri Iran, pada Minggu, menolak tuduhan tak berdasar setelah Israel menyalahkan negara tersebut atas serangan mematikan terhadap sebuah kapal tanker minyak di lepas pantai Oman.
"Rezim Zionis harus menghentikan tuduhan tak berdasar seperti itu, dan ini bukan pertama kalinya mereka mengarahkan tuduhan semacam itu ke Iran," kata Juru Bicara Kementerian Saeed Khatibzadeh kepada wartawan dalam konferensi pers yang disiarkan televisi.
Baca juga: Indonesia Terima 3,5 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Moderna dari AS
Khatibzadeh mengutuk pernyataan itu. "Iran tidak akan ragu sejenak untuk membela kepentingan dan keamanan nasionalnya," tambahnya.
MT Mercer Street, yang dikelola oleh miliarder Israel Eyal Ofer, dihantam pada Kamis di lepas pantai Oman, dalam sebuah insiden yang dituduhkan Israel dilakukan oleh Iran.
Pada Jumat, Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid mengatakan dia telah memerintahkan diplomat negara untuk mendorong tindakan PBB melawan "terorisme Iran".
Dua anggota awak tewas, dalam apa yang militer AS dan operator kapal katakan tampaknya merupakan serangan pesawat tak berawak.
Operator kapal Zodiac Maritime mengatakan seorang penjaga keamanan asal Inggris dan seorang anggota awak asal Rumania tewas dalam serangan itu.
Dikatakan Zodiac Maritime, kapal tanker produk minyak tersebut sedang melakukan perjalanan dari Dar es Salaam di Tanzania ke Fujairah di Uni Emirat Arab tanpa kargo ketika ditabrak. (AFP/OL-6)
Untuk lalu lintas masuk, kapal diarahkan berlayar ke utara dari Teluk Oman, melewati Pulau Larak, dan melanjutkan perjalanan menuju Teluk.
Berdasarkan cuplikan pelacakan terbaru yang tersedia, kapal-kapal tersebut berada di dekat Oman setelah berbalik arah.
Kapal tanker Jepang dan Turki berhasil melintasi Selat Hormuz di bawah pengawasan ketat Iran melalui rute khusus Pulau Larak. Simak detail perjalanannya.
Data Kpler ungkap 90% lalu lintas minyak di Selat Hormuz berhenti total pasca serangan ke Iran. Simak aksi nekat kapal tanker yang terpaksa 'gelap-gelapan' selamatkan pasokan
Pertamina pantau ketat dua kapal tanker di Selat Hormuz menyusul ketegangan Iran-AS. Pastikan stok BBM aman jelang Ramadhan dan Idul Fitri meski dinamika global memanas
Ruang kendali itu terletak di titik paling tinggi anjungan kapal. Selama 52 tahun, hanya puluhan personil yang pernah duduk di kursi ruang kendali FSO Arco Ardjuna
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved