Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyeus, Senin (26/4), menyebut gelombang kasus dan kematian akibat covid-19 di India sangat memprihatinkan.
"Situasi di India lebih dari menyedihkan," ujar Tedros.
Saat ini, rumah sakit India telah kewalahan menangani pasien covid-19 dan krematorium telah bekerja melebihi kapasitas.
Baca juga: Paket Pertama Bantuan Medis Covid-19 dari Inggris Tiba di India
Peningkatan kasus covid-19 di 'Negeri Hindustan' itu telah menyebabkan warga India menggunakan media sosial memohon pasukan oksigen dan rumah sakit yang kosong. Pemerintah New Delhi pun memberlakukan lockdown selama sepekan.
"WHO bekerja sekuat tenaga untuk memasok peralatan yang dibutuhkan oleh India," ungkap Tedros.
Tedros mengatakan WHO juga mengirimkan ribuan tabung oksigen, rumah sakit lapangan, dan peralatan laboratorium.
WHO juga mengatakan telah menugaskan lebih dari 2.600 pakar mereka untuk bekerja sama dengan otoritas India untuk mengatasi pandemi. (AFP/OL-1)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
WHO merekomendasikan transisi dari vaksin influenza quadrivalent ke trivalent karena hilangnya virus B/Yamagata. Simak penjelasan medis dan dampaknya.
Vaksin influenza trivalen kembali menjadi standar global setelah WHO merekomendasikan penghapusan komponen garis keturunan B/Yamagata.
AI dan teknologi genomik mempercepat diagnosis penyakit langka. Inovasi ini membuka akses pengobatan lebih cepat bagi jutaan pasien di dunia.
Taiwan melaporkan capaian Gold Tier WHO dalam eliminasi hepatitis C dengan diagnosis 90,2% dan pengobatan 92,6%, mendekati target global 2030.
Indonesia pimpin suara Global South dalam negosiasi WHO Pandemic Agreement 2026. Cek latar belakang Uni Eropa dinilai hambat kesetaraan akses kesehatan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved