Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITE Darurat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Senin (19/4), menegaskan menolak keharusan bagi pelancong internasional untuk memiliki bukti vaksinasi covid-19 dengan alasan hal itu akan memperdalam kesenjangan vaksinasi di dunia.
"Menolak keinginan pelancong harus menunjukkan bukti vaksinasi karena minimnya informasi mengenai kinerja vaksin dalam menekan penyebaran covid-19 dan kesenjangan distribusi vaksin di dunia," ujar komite itu dalam pernyataan selepas pertemuan pada 15 April yang dirilis pada Senin (19/4).
"Negara-negara di dunia diminta mengakui bahwa keharusan menunjukkan bukti vaksinasi akan memperdalam kesenjangan dan mempromosikan perbedaaan dalam kebebasan bergerak," lanjut komite itu.
Baca juga: Israel Kembali Beli Jutaan Vaksin Covid-19 Pfizer
Rekomendasi WHO itu muncul saat sejumlah negara berencana merilis paspor vaksinasi bagi pelancong juga bagi sejumlah aktivitas, termasuk olahraga.
Ide itu menuai kritik dengan banyak pihak menyebut hal itu akan berunjung pada diskriminasi antara orang muda dan tua serta kaya dan miskin. Selain itu ada juga masalah privasi.
Negara-negara Uni Eropa telah menyepakati adanya sertifikat vaksin. Sementara Tiongkok meluncurkan program sertifikat kesehatan bagi pelancong dan maskapai penerbangan juga menimbang untuk meminta bukti vaksinasi. (AFP/OL-1)
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
WHO merekomendasikan transisi dari vaksin influenza quadrivalent ke trivalent karena hilangnya virus B/Yamagata. Simak penjelasan medis dan dampaknya.
Vaksin influenza trivalen kembali menjadi standar global setelah WHO merekomendasikan penghapusan komponen garis keturunan B/Yamagata.
AI dan teknologi genomik mempercepat diagnosis penyakit langka. Inovasi ini membuka akses pengobatan lebih cepat bagi jutaan pasien di dunia.
Taiwan melaporkan capaian Gold Tier WHO dalam eliminasi hepatitis C dengan diagnosis 90,2% dan pengobatan 92,6%, mendekati target global 2030.
Indonesia pimpin suara Global South dalam negosiasi WHO Pandemic Agreement 2026. Cek latar belakang Uni Eropa dinilai hambat kesetaraan akses kesehatan global.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved