Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BEBERAPA hari menjelang perayaan Paskah dan dua pekan menjelang Ramadan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Rabu (31/3), mengingatkan agar warga tetap memperhatikan protokol kesehatan selama perayaan agama itu demi mencegah peningkatan kasus covid-19.
"Di negara yang masih terdapat penyebaran covid-19, pertemuan virtual dan penekanan pertemuan keagamaan sebaiknya dilakukan," ujar WHO dalam pernyataan resmi mereka.
"Tidak peduli lokasinya, perayaan keagamaan sebaiknya digelar di tempat terbuka dengan dibatasi jumlah peserta dan durasinya. Selain itu para peserta perayaan agama harus tetap menjaga jarak, mencuci tangan, dan mengenakan masker," imbuh lembaga itu.
Baca juga: Regulator Kesehatan Brasil Tolak Datangkan Vaksin Covaxin
WHO menambahkan, warga sebaiknya merayakan hari besar agama itu bersama keluarga yang berada satu rumah dan menghindari bertemu orang lain.
"Pertemuan di dalam ruangan, meski dalam jumlah kecil, sangat berisiko," kata WHO.
Mulai Kamis (1/4), umat Kristen akan mulai merayakan rangkaian Paskah sementara umat Muslim akan mulai berpuasa di bulan Ramadan pada 13 April mendatang. (AFP/OL-1)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
WHO merekomendasikan transisi dari vaksin influenza quadrivalent ke trivalent karena hilangnya virus B/Yamagata. Simak penjelasan medis dan dampaknya.
Vaksin influenza trivalen kembali menjadi standar global setelah WHO merekomendasikan penghapusan komponen garis keturunan B/Yamagata.
AI dan teknologi genomik mempercepat diagnosis penyakit langka. Inovasi ini membuka akses pengobatan lebih cepat bagi jutaan pasien di dunia.
Taiwan melaporkan capaian Gold Tier WHO dalam eliminasi hepatitis C dengan diagnosis 90,2% dan pengobatan 92,6%, mendekati target global 2030.
Indonesia pimpin suara Global South dalam negosiasi WHO Pandemic Agreement 2026. Cek latar belakang Uni Eropa dinilai hambat kesetaraan akses kesehatan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved