Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LEBIH dari 3 ribu orang melarikan diri ke Kolombia untuk menghindari bentrokan yang terjadi pada akhir pekan lalu antara militer Venezuela dan pemberontak FARC. Hal itu diungkapkan pemerintah Kolombia, Rabu (24/3).
Militer Venezuela bentrok dengan kelompok pemberontak di dekat perbatasan dengan Kolombia, Minggu (21/3), menyebabkan dua personel militer tewas dan 23 orang yang diduga pemberontak ditangkap.
Baca juga: Biden Serahkan Tanggung Jawab Soal Perbatasan kepada Harris
Lucas Gomez, utusan presiden Kolombia untuk urusan perbatasan, melaporkan Kota Arauquita kebanjiran warga Venezuela yang melarikan diri dari wilayah mereka.
"Pada Senin (22/3), kami menyaksikan sekitar seribu orang dan kemarin jumlah meningkat menjadi 3.100 orang," ujar Gomez kepada Blu Radio.
Namun, imbuh Gomez, jumlah itu diperkirakan akan meningkat setelah kembali terjadi bentrokan antara militer Venezuela dan FARC pada Selasa (23/3) malam. (AFP/OL-1)
Serangan bom brutal mengguncang jalan raya Kolombia sebulan sebelum Pilpres. Sebanyak 20 warga sipil tewas dalam ledakan yang diduga didalangi kelompok kriminal.
Australia menambahkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan mitra internasional untuk memastikan dimulainya kembali pelayaran melalui Selat Hormuz.
Pesawat Hercules C-130 militer jatuh di Puerto Leguízamo, Kolombia. 33 orang tewas dan 81 luka-luka. Presiden Petro soroti masalah birokrasi dan modernisasi alutsista.
Hubungan diplomatik Gustavo Petro dan Daniel Noboa retak akibat insiden bom di perbatasan. Ekuador bantah masuk wilayah Kolombia, sebut Bogota lalai jaga batas.
Presiden AS Donald Trump dan Presiden Kolombia Gustavo Petro mengakhiri ketegangan diplomatik lewat pertemuan perdana yang positif di Gedung Putih.
Hubungan AS-Kolombia memasuki babak baru. Presiden Gustavo Petro dan Donald Trump bertemu di Gedung Putih untuk mengakhiri setahun konflik diplomatik dan sanksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved