Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO), Senin (1/2), mengecam mereka mengkritik tim penyelidik asal pandemi covid-19 dan menantang mereka untuk membuktikan kritik mereka.
Tim penyelidik WHO, saat ini, berada di Wuhan, Tiongkok--lokasi pertama kali ditemukannya kasus covid-19 pada Desember 2019--untuk mengumpulkan informasi mengenai bagaimana virus korona itu bisa melompat dari hewan ke manusia dan kemudian menewaskan lebih dari 2 juta orang di dunia.
Direktur Kedaruratan WHO Michael Ryan mengecam mereka yang mengkritik misi itu dan meminta mereka yang mengklaim memiliki informasi mengenai bagaimana pandemi ini bisa terjadi untuk tidak hanya berbicara di belakang saja.
Baca juga: AstraZeneca Janji Tingkatkan Pengiriman Vaksin ke UE Sebesar 30%
Ryan mengatakan para kritik ini mengatakan mereka tidak akan menerima laporan dari tim penyelidik atau mereka memiliki informasi mengenai bagaimana pandemi ini sebenarnya terjadi.
"Jika Anda memang punya jawabannya, tolong beri tahu kami," kata Ryan dalam konferensi pers di markas besar WHO di Jenewa.
Dia kemudian menuding betapa tidak bertanggung jawabnya mengatakan tidak akan menerima sebuah laporan bahkan saat laporan itu belum ditulis. (AFP/OL-1)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
WHO merekomendasikan transisi dari vaksin influenza quadrivalent ke trivalent karena hilangnya virus B/Yamagata. Simak penjelasan medis dan dampaknya.
Vaksin influenza trivalen kembali menjadi standar global setelah WHO merekomendasikan penghapusan komponen garis keturunan B/Yamagata.
AI dan teknologi genomik mempercepat diagnosis penyakit langka. Inovasi ini membuka akses pengobatan lebih cepat bagi jutaan pasien di dunia.
Taiwan melaporkan capaian Gold Tier WHO dalam eliminasi hepatitis C dengan diagnosis 90,2% dan pengobatan 92,6%, mendekati target global 2030.
Indonesia pimpin suara Global South dalam negosiasi WHO Pandemic Agreement 2026. Cek latar belakang Uni Eropa dinilai hambat kesetaraan akses kesehatan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved