Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM ahli Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyelidiki asal-usul pandemi covid-19 mulai bertemu dengan para ilmuwan Tiongkok pada Jumat (29/1). WHO mengatakan, kelompok tersebut berencana untuk mengunjungi laboratorium, pasar, dan rumah sakit di Wuhan.
Pada Kamis, tim tersebut menyelesaikan karantina selama dua minggu setelah kedatangannya di Tiongkok.
"Pertemuan tatap muka pertama dengan rekan-rekan kami. Koreksi: Masker wajah ke masker wajah diberikan batasan medis. Membahas program kunjungan kami,” kata Ahli Virus di Pusat Medis Universitas Erasmus Belanda, Marion Koopmans di Twitter.
"Pemimpin tim Tiongkok, Prof Wannian bercanda tentang beberapa gangguan teknis. Senang bertemu rekan kami setelah pertemuan Zoom yang panjang," imbuhnya.
Kelompok tersebut diperkirakan akan menghabiskan dua minggu lagi di Tiongkok dan akan mengunjungi pasar makanan laut di pusat awal wabah. Mereka juga akan mengunjungi Institut Virologi Wuhan. Satu hipotesis, yang ditolak oleh Tiongkok adalah bahwa wabah itu disebabkan oleh kebocoran di laboratorium pemerintah.
WHO telah berusaha untuk mengelola ekspektasi.
"Tidak ada jaminan jawaban," kata kepala darurat WHO Mike Ryan, awal bulan ini.
Misi tersebut telah mengalami penundaan, kekhawatiran atas akses dan perselisihan antara Tiongkok dan Amerika Serikat, yang menuduh Tiongkok menyembunyikan sejauh mana awal wabah dan mengkritik ketentuan kunjungan, di mana para ahli Tiongkok melakukan penelitian tahap pertama.
"Penting untuk diingat bahwa keberhasilan misi dan penelusuran asal-usul ini 100 persen tergantung pada akses ke sumber yang relevan," kata Thea Fischer, anggota tim dari Denmark.
Baca juga : Pengkritik Putin, Alexei Navalny Kecam Kasus Pidananya
"Betapapun kompetennya kami, seberapa keras kami bekerja dan berapa banyak batu yang kami coba putar, ini hanya bisa dimungkinkan dengan dukungan dari Tiongkok,” tegasnya.
Asal usul COVID-19 telah sangat dipolitisasi.
Tim penyelidik telah ditetapkan untuk tiba di Wuhan awal Januari, dan penundaan kunjungan Tiongkok mengundang kritik publik yang jarang terjadi dari kepala WHO.
Tiongkok telah mendorong gagasan bahwa virus itu ada di luar negeri sebelum ditemukan di Wuhan, dengan media pemerintah mengutip keberadaan virus pada kemasan makanan beku impor dan makalah ilmiah mengatakan virus itu telah beredar di Eropa pada 2019.
Kementerian luar negeri Tiongkok juga mengisyaratkan bahwa penutupan tiba-tiba laboratorium tentara AS di Fort Detrick di Maryland pada Juli 2019 terkait dengan pandemi.
"Pada tahap awal di Tiongkok, itu merupakan beban terutama bagi orang-orang Wuhan ketika semua orang menyebutnya virus Wuhan, yang memalukan," kata Yang You, seorang warga Wuhan berusia 30 tahun.
"Jika bisa dilacak ke sumbernya dengan jelas, menurut saya, bisa jelas nama Tiongkok atau Wuhan,” tandasnya. (CAN/OL-2)
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
WHO merekomendasikan transisi dari vaksin influenza quadrivalent ke trivalent karena hilangnya virus B/Yamagata. Simak penjelasan medis dan dampaknya.
Vaksin influenza trivalen kembali menjadi standar global setelah WHO merekomendasikan penghapusan komponen garis keturunan B/Yamagata.
AI dan teknologi genomik mempercepat diagnosis penyakit langka. Inovasi ini membuka akses pengobatan lebih cepat bagi jutaan pasien di dunia.
Taiwan melaporkan capaian Gold Tier WHO dalam eliminasi hepatitis C dengan diagnosis 90,2% dan pengobatan 92,6%, mendekati target global 2030.
Indonesia pimpin suara Global South dalam negosiasi WHO Pandemic Agreement 2026. Cek latar belakang Uni Eropa dinilai hambat kesetaraan akses kesehatan global.
Pakar epidemiologi dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengatakan bahwa varian omicron JN.1 saat ini sudah berstatus variant of interest
Pelanggan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal diperbolehkan tidak menggunakan masker apabila dalam keadaan sehat dan tidak berisiko tertular atau menularkan covid-19.
68 juta orang di Indonesia telah menerima vaksin covid-19 dosis ketiga. Data itu termuat dalam laman covid19.go.id
Sebanyak 46.319 orang menerima booster kedua pada Rabu, (8/3). Total sebanyak 2.815.002 telah dilaporkan menerima vaksin covid-19 dosis yang ke-4.
Kemendikbud-Ristek memberikan diskresi penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di masa pandemi Covid-19 dalam aturan terbaru yang dirilis 29 Juli 2022.
Kemenkes mencatat per 22 Juli 2022 sebanyak 27 orang jemaah haji Indonesia terpapar covid-19 dan saat ini menjalani isolasi mandiri di daerahnya masing-masing.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved