Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ARAB Saudi akan membuka kembali wilayah udara dan perbatasan mereka dengan Qatar. Itu merupakan langkah besar untuk mengakhiri perselisihan diplomatik dengan Riyadh memimpin sekutu mereka mengisolasi Doha.
Hal itu diumumkan menjelang pertemuan tahunan Komisi Kerja Sama Teluk (GCC) yang akan digelar di Kota Al-Ula, Arab Saudi. Pertemuan itu memiliki agenda utama membahas perselisihan di Teluk itu.
Sebagai pertanda krisis yang telah berlangsung selama 3,5 tahun akan berakhir adalah Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani mengaku akan hadir dalam pertemuan GCC itu setelah absen selama tiga tahun terakhir.
Baca juga: Israel Ingin Rebut Puluhan Bukit Pasir Milik Palestina
Riyadh memimpin koalisi negara-negara Teluk untuk memutus hubungan dengan Doha pada 2017 setelah menuduh negara itu terlalu dekat dengan Teheran dan mendukung kelompok radikal. Tuduhan itu dengan tegas dibantah Qatar.
Washington semakin gencar mendesak segera diselesaikannya masalah yang disebut Doha sebagai blokade. Amerika Serikat (AS) mengatakan persatuan di Teluk sangat penting untuk mengisolasi Iran.
Menteri Luar Negeri Kuwait Ahmad Nasser Al-Sabah, Senin (4/1), dalam pidato di televisi, mengumumkan bahwa "Telah disepakati untuk membuka wilayah udara serta perbatasan darat dan laut antara Arab Saudi dan Qatar mulai sore ini."
Dia menggarisbawahi bahwa hal itu terjadi berkat usulan dari Emir Kuwait Sheikh Nawaf al-Ahmad Al-Sabah yang selama ini berusaha memediasi krisis tersebut. (AFP/OL-1)
Kedutaan Besar Qatar sampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian UNIFIL di Libanon.
Mengenang Piala Dunia 2022 Qatar, mulai dari kemenangan dramatis Argentina, daftar peserta, hingga berbagai kontroversi yang mewarnai turnamen.
Ketegangan di Selat Hormuz meningkat. Lima kapal tanker LNG Qatar berbalik arah setelah peringatan penutupan jalur oleh Iran, mengancam pasokan energi global.
Iran menuntut lima negara Arab membayar ganti rugi atas dugaan dukungan dalam serangan gabungan AS-Israel. Teheran membawa tuduhan itu ke PBB lewat nota diplomatik.
Pencairan ini tidak dilakukan secara tunai langsung ke rekening pemerintah Iran.
Berdasarkan cuplikan pelacakan terbaru yang tersedia, kapal-kapal tersebut berada di dekat Oman setelah berbalik arah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved