Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INGGRIS telah melaporkan varian baru covid-19, yang menurut para pejabat, menular lebih cepat. Tetapi, sejauh ini, tidak ada bukti virus tersebut lebih mungkin menyebabkan penyakit parah atau kematian. Hal itu dikatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Senin (21/12).
"Apa yang kami pahami sejauh ini dari data yang telah dilaporkan Inggris adalah mereka telah melaporkan peningkatan penularan dalam varian ini," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Ghebreyesus, seperti dikutip dari Anadolu Agency.
Dia berbicara di webinar dua kali seminggu dari Jenewa tentang covid-19.
Baca juga: WSJ Sebut Vaksin Sinovac Terlihat Ampuh di Uji Klinis di Brasil
"Tapi, sejauh ini, tidak ada bukti bahwa itu lebih mungkin menyebabkan penyakit parah atau kematian," kata Tedros.
"Intinya, kita perlu menekan penularan semua virus SARS-CoV-2 secepat yang kita bisa. Semakin kita membiarkannya menyebar, semakin besar kesempatannya untuk berubah," kata Tedros.
Jumlah kematian akibat covid-19 di Inggris telah mencapai sekitar 68.000, yang terburuk di Eropa.
Dalam beberapa hari terakhir, WHO menerima laporan varian baru covid-19 di Afrika Selatan saat virus bermutasi dari waktu ke waktu. (AA/OL-1)
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
WHO merekomendasikan transisi dari vaksin influenza quadrivalent ke trivalent karena hilangnya virus B/Yamagata. Simak penjelasan medis dan dampaknya.
Vaksin influenza trivalen kembali menjadi standar global setelah WHO merekomendasikan penghapusan komponen garis keturunan B/Yamagata.
AI dan teknologi genomik mempercepat diagnosis penyakit langka. Inovasi ini membuka akses pengobatan lebih cepat bagi jutaan pasien di dunia.
Taiwan melaporkan capaian Gold Tier WHO dalam eliminasi hepatitis C dengan diagnosis 90,2% dan pengobatan 92,6%, mendekati target global 2030.
Indonesia pimpin suara Global South dalam negosiasi WHO Pandemic Agreement 2026. Cek latar belakangĀ Uni Eropa dinilai hambat kesetaraan akses kesehatan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved