Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ASTRAZENECA mengakui pihaknya membutuhkan uji coba global tambahan untuk menilai kemanjuran vaksin covid-19 yang mereka kembangkan, setelah muncul kekhawatiran terkait efektivitas suntikannya.
Kepala eksekutif perusahaan tersebut Pascal Soriot menuturkan studi tambahan akan dijalankan untuk mengevaluasi dosis yang lebih rendah yang menunjukkan kinerja yang lebih baik daripada dosis penuh dalam studi AstraZeneca.
"Sekarang kami telah menemukan mana yang sepertinya memberikan kemanjuran yang lebih baik. Kami harus memvalidasi ini, jadi kami perlu melakukan studi tambahan," kata Soriot.
Baca juga: Inggris Minta Vaksin Covid-19 Oxford-AstraZeneca Dievaluasi
Soriot mengatakan ini mungkin akan menjadi penelitian internasional lainnya tapi uji coba kali diperkirakan bisa berlangsung lebih cepat.
“Karena kami tahu kemanjurannya tinggi, jadi kami membutuhkan jumlah pasien yang lebih sedikit,” imbuhnya.
Kabar ini muncul saat AstraZeneca, yang bekerja sama dengan Universitas Oxford, menuai pertanyaan besar tentang tingkat keberhasilan mereka.
Beberapa ahli mengatakan hal itu dapat menghalangi peluangnya untuk mendapatkan persetujuan cepat dari regulator di Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa.
Beberapa ilmuwan telah meragukan kekuatan hasil yang dirilis pada Senin (23/11) yang menunjukkan vaksin eksperimental 90% efektif pada subkelompok peserta uji coba yang menerima setengah dosis diikuti dosis penuh. (Aljazeera/OL-1)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Ada sekitar 408.661 kasus baru kanker dengan lebih dari 242.000 kematian setiap tahunnya di Indonesia.
Menurut Esra, keberagaman sudut pandang inilah yang memicu munculnya ide-ide baru dan menciptakan keputusan yang lebih berkelanjutan.
Momentum Hari Jantung Sedunia menjadi pengingat bahwa penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia.
AstraZeneca dan Good Doctor Technology Indonesia (Good Doctor) berkolaborasi memperkuat penanganan asma dengan digitalisasi yang menyeluruh.
Kemenkes dan AstraZeneca dalam penanganan penyakit tidak menular (PTM), seperti diabetes, kanker, asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), infeksi virus RSV, penyakit ginjal kronis.
TEMA Hari Asma Sedunia 2025 yaitu Jadikan Perawatan Inhalasi Dapat Diakses oleh SEMUA ORANG! (Make Inhaled Treatments Accessible for ALL!).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved