Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
THE Nobel Foundation, selaku penyelenggara Hadiah Nobel, mengumumkan pembatalan acara jamuan tahunan Nobel Banquet yang akan digelar Desember mendatang lantaran pandemi covid-19.
Pembatalan tersebut merupakan yang pertama kalinya sejak 1956. Namun, penyelenggara memastikan penghargaan Hadiah Nobel tetap akan diterima pemenang.
"Nobel Week tidak akan seperti biasanya karena pandemi saat ini. Ini adalah tahun yang sangat istimewa ketika semua orang perlu berkorban dan beradaptasi dengan keadaan yang benar-benar baru," kata Direktur The Nobel Foundation Lars Heikensten seperti dilansir France24, Selasa (21/7).
Baca juga: Presiden Ukraina Turun Tangan, Drama Penyanderaan Berakhir
Untuk tahun ini, para pemenang akan diumumkan dalam cara yang berbeda bersama dengan penemuan dan karya mereka.
Pengumuman hadiah Nobel (Kedokteran, Fisika, Kimia, Sastra, Perdamaian, lalu Ekonomi) akan tetap dijadwalkan antara 5 dan 12 Oktober. Upacara penghargaan di Stockholm dan Oslo pada 10 Desember juga akan diadakan dalam bentuk baru.
Di tahun-tahun sebelumnya, perjamuan Nobel Banquet yang mewah secara tradisional selalu menjadi akhir dari Nobel Week pada Desember. Biasanya, para pemenang hadiah tahun itu diundang ke Stockholm untuk mengadakan pembicaraan dan upacara penghargaan.
Bertempat di Balai Kota Stockholm, para pemenang, bersama dengan keluarga kerajaan Swedia dan sekitar 1.300 tamu, disuguhi makan malam mewah dan hiburan.
Para pemenang, dengan pengecualian penerima Hadiah Perdamaian di Oslo, juga secara tradisional memberikan pidato selama makan malam itu.
Jamuan Nobel Banquet terakhir dibatalkan pada 1956 untuk menghindari mengundang duta besar Uni Soviet karena penindasan Revolusi Hongaria. Perjamuan itu juga pernah dibatalkan selama dua Perang Dunia dan pada 1907 dan 1924. (OL-1)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved