Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Iran Hassan Rouhani memprediksi 35 juta warga negaranya bisa terinfeksi Covid-19. Itu berarti sekitar 1/4 penduduk Negeri Para Mullah itu.
Pada Sabtu (18/7), otoritas kesehatan Iran melaporkan 2.166 kasus positif Covid-19 baru di negaranya yang membuat kasus infeksi Covid-19 secara keseluruhan di Iran mencapai 271.606 kasus. Sementara pasien yang meninggal dunia tercatat bertambah 188 yang membuat pasien meninggal akibat Covid-19 di Iran mencapai 13.979.
"Estimasi kami saat ini ialah, sekitar 25 juta warga Iran sudah terinfeksi Covid-19 dan prediksi kami, Covid-19 akan menginfeksi hingga 30 sampai 35 juta warga," kata Rouhani yang merujuk pada studi Kementerian Kesehatan Iran.
Rouhani menegaskan, Iran yang pada April sempat melonggarkan kebijakan pengetatan pergerakan (lockdown) dan kembali memperketatnya pada Mei, belum tercapai herd immunity atau kekebalan komunitas di Iran, sehingga ia meminta warganya bersatu untuk memutus rantai penularan Covid-19.
Baca juga :Pandemi Bikin Mafia Italia Jadi Lebih Kaya
Rouhani menambahkan, Iran kini juga bersiap untuk menerima pasien yang lebih banyak di rumah sakit akibat infeksi Covid-19. Namun, belum ada laporan resmi dari Kemenkes Iran soal meningkatnya kebutuhan tempat tidur di rumah sakit akibat Covid-19.
Kepala Komunikasi Rouhani, Alireza Moezi menjelaskan, estimasi 25 juta warga Iran yang terinfeksi ialah banyaknya kasus tanpa gejala yang tidak terlaporkan dan sembuh dengan sendirinya.
Covid-19 telah bersikulasi di Iran sejak pertengahan Februari dan hingga kini, penularan Covid-19 belum menunjukkan penurunan signifikan di negara yang terkena sejumlah sanksi ekonomi akibat kegiatan nuklirnya tersebut. (AFP/OL-7)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved