Angka Kematian di AS Akibat Covid-19 Lampaui 110.000 Kasus

Haufan Hasyim Salengke
08/6/2020 10:06
Angka Kematian di AS Akibat Covid-19 Lampaui 110.000 Kasus
Patung Liberty tegak berdiri di tengah upaya AS menahan laju penyebaran Covid-19.(AFP)

VIRUS korona baru (Covid-19) telah menewaskan lebih dari 110.000 orang di Amerika Serikat, menurut penghitungan Reuters, Minggu (7/6), ketika protes nasional terhadap ketidakadilan rasial memicu kekhawatiran akan meningkatnya penyebaran virus.

Sekitar 1.000 orang AS telah meninggal rata-rata setiap hari sejauh ini selama Juni, turun dari puncak 2.000 sehari pada April, menurut penghitungan data negara bagian tentang kematian Covid-19.

Baca juga: Kim Jong-un Tekankan Swasembada Ekonomi Pada Pertemuan Politbiro

Total kasus virus korona AS mendekati 2 juta, tertinggi di dunia diikuti oleh Brasil dengan sekitar 672.000 kasus dan Rusia dengan sekitar 467.000.

Beberapa negara bagian selatan AS melaporkan peningkatan tajam infeksi Covid-19, dengan Alabama, Carolina Selatan, dan Virginia semuanya mengalami peningkatan kasus baru 35% atau lebih pada minggu akhir Mei dibandingkan dengan minggu sebelumnya, menurut analisis Reuters.

Secara global, kasus virus korona mendekati 7 juta dengan sekitar 400.000 kematian sejak wabah muncul di Tiongkok akhir tahun lalu dan kemudian tiba di Eropa dan Amerika Serikat.

Dari 20 negara yang paling parah terkena dampaknya, Amerika Serikat menempati urutan kedelapan berdasarkan kematian per kapita, menurut penghitungan Reuters. Amerika Serikat memiliki 3,3 korban jiwa per 10.000 orang.

Belgia di urutan pertama dengan 8 kematian per 10.000, diikuti oleh Inggris, Spanyol, Italia dan Swedia, menurut analisis Reuters. (CNA/OL-6)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya