Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH menyerukan masyarakatnya tetap bersikap waspada terhadap penularan virus korona, Minggu (17/5).
Seruan tersebut disampaikan setelah masyarakat Filipina berbondong-bondong mengunjungi mal-mal dan mulai mengabaikan protokol kesehatan seiring pelonggaran lockdown yang telah diberlakukan dua bulan.
Foto-foto dan tayangan video menunjukkan para pembeli memadati sejumlah mal di Kota Manila dan mengabaikan physical dan soscial distancing. Serbuan pembeli ke mal-mal menjadi viral pada Sabtu (16/5).
Kondisi tersebut telah menuai kecaman dari kalangan masyarakat yang khawatir kasus virus korona atau Covid-19 akan kembali meningkat. Publik meminta pemerintah Filipina mengambil tindakan tegas dan mengeluarkan peringatan lagi terkait protokol kesehatan.
"Kami menyarankan masyarakat untuk tidak berpuas diri dan harus mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan pihak berwenang setelah kami menerima laporan dari orang-orang yang berbondong-bondong ke mal dengan sepenuhnya mengabaikan social dan physical distancing," kata Harry Roque, juru bicara Kepresidenan Filipina.
Tak hanya itu, pemerintah Filipina juga memperingatkan mal-mal tidak diizinkan beroperasi jika mereka tidak benar-benar menerapkan physical distancing dan mengatur tak terjadi kerumunan.
Kini negara di kawasan Asia Tenggara telah melaporkan 12.513 kasus infeksi Covid-19 dan jumlah total korban meninggal 824 orang.
Kekhawatiran munculnya pandemi Covid-19 gelombang kedua tak dihadapi Filipina. Kekhawatiran juga dihadapi Jerman, Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok, dan Korea Selatan setelah muncul lagi kasus baru Covid-19.
Filipina telah mengambil kebijakan bersama dengan banyak negara lain yang secara bertahap memberi izin aktivitas bisnis dengan mulai melonggarkan lockdown. Kendati sejumlah kota mulai melonggarkan pembatasan berskala besar, tetapi dua kota besar seperti Manila dan Cebu tetap masih memberlakukan lockdown.
"Kita harus memahami bahwa kita mulai secara perlahan melonggarkan lockdown untuk merevitalisasi ekonomi, dan bukan karena kita aman," kata Roque dalam sebuah pernyataan. "Kita harus terus waspada terhadap risiko Covid-19," tambahnya.

Tentara Angkatan Bersenjata Filiipina. (AFP)
Tentara Filipina potong gaji atasi Covid-19
Di sisi lain, para personel angkatan bersenjata Filipina telah turut bahu membahu untuk mengatasi pandemi Covid-19 dengan berjaga di pos pemeriksaan bersamaan dengan penerapan lockdown.
Ternyata tak hanya sebatas tenaga membantu masyarakat mengatasi Covid-19, mereka juga merelakan gaji mereka dipangkas demi melawan pandemi Covid-19.
Pasukan Filipina telah melampaui tugasnya dan setuju untuk memberikan sebagian dari gaji mereka untuk membantu upaya negara untuk memperlambat penyebaran penyakit virus korona.
Bulan lalu, Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) mengumumkan bahwa anggota militer gajinya siap dipotong untuk mengatasi pandemi Covid-19.
Pernyataan Angkatan Bersenjata Filipina disampaikan selang sehari Presiden Rodrigo Duterte menyetujui perpanjangan lockdown total di Luzon, pulau terbesar di negara tersebut dan juga lokasi ibu kota negara, Filipina, enampung ibukota Manila. (AFP/Bangkokpost/OL-09)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved