AS Kolaborasi dengan ASEAN untuk Lawan Covid-19

Mediaindonesia.com
27/4/2020 12:58
AS Kolaborasi dengan ASEAN untuk Lawan Covid-19
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo.(OE RAEDLE / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP )

AMERIKA Serikat dan ASEAN bermitra untuk mengalahkan Covid-19, membangun ketahanan jangka panjang dan mendukung pemulihan ekonomi. Demikian disampaikan oleh Menteri AS Michael R. Pompeo lewat siaran pers yang diterima Media Indonesia, Senin (27/4).

"Kami berkomitmen untuk melanjutkan kolaborasi dengan ASEAN untuk mengalahkan pandemi ini dan kembali dalam usaha membangun masa depan yang cerah untuk kawasan bersama," ujar Pompeo.

Baca juga: Tiongkok Laporkan 3 Kasus Baru Covid-19, 2 Kasus Impor

Pihaknya juga berterima kasih kepada mitra ASEAN atas dukungannya dalam berlanjutnya aliran pasokan medis vital ke Amerika Serikat dan penerbangan repatriasi. Sebagai contoh, Vietnam mempercepat izin penerbangan charter untuk mengirimkan 2,2 juta jas pelindung diri ke Amerika Serikat. Selain itu, sejak awal April, Malaysia memfasilitasi pengiriman cepat untuk lebih dari 1,3 juta kilogram sarung tangan bagi pekerja kesehatan di AS. 

"Kami mengharapkan lebih banyak pengiriman alat pelindung diri (APD) dalam beberapa minggu mendatang," imbuhnya. Selain itu, Kamboja juga membantu warga Amerika pulang dengan selamat dari kapal pesiar Westerdam.

Di sisi lain, AS juga terus memberikan dukungan kepada negara-negara ASEAN dalam mengatasi pandemi Covid-19. Hingga saat ini, AS telah mengeluarkan dana kesehatan darurat lebih dari 35,3 juta dolar AS untuk membantu negara-negara ASEAN dalam melawan virus, membentuk bantuan kesehatan masyarakat senilai 3,5 miliar dolar di seluruh ASEAN selama dua puluh tahun terakhir.

"Kami juga mendesak pihak otoritas untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna memfasilitasi pengiriman bantuan dan layanan kemanusiaan ke populasi yang paling rentan di Indo Pasifik, termasuk mereka yang kehilangan rumah akibat kekerasan di Myanmar. Kami menyerukan agar semua bekerja bersama Perserikatan Bangsa-Bangsa dan organisasi kemanusiaan untuk mewujudkan hal tersebut menjadi kenyataan bagi Rohingya dan orang-orang telantar lainnya," paparnya.

Pihaknya juga berkomitmen untuk menggunakan seluruh alat yang tersedia untuk meminimalkan kerusakan ekonomi dan sosial yang diakibatkan pandemik serta memulihkan pertumbuhan ekonomi. 

Baca juga: Menkeu Optimistis Ekonomi AS akan Langsung Bangkit Pascapandemi

"Kami memulai dari landasan yang kuat dengan 294 miliar dolar dalam perdagangan dua arah pada 2019 dan investasi asing langsung senilai 273 miliar dolar di negara-negara ASEAN," paparnya.

Pihaknya senantiasa berkomitmen untuk mempertahankan investasi jangka panjang dalam bantuan teknis ekonomi serta pembangunan kapasitas manusia melalui program bilateral USAID di tujuh negara anggota ASEAN, yaitu Kamboja, Indonesia, Laos, Myanmar, Filipina, Thailand, dan Vietnam. (RO/OL-6)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya