Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat akan menarik staf diplomatiknya yang tersisa dari kedutaan AS di Caracas karena krisis di Venezuela memburuk. Hal ini disampaikan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, Senin (11/3) malam.
"Keputusan ini mencerminkan situasi yang memburuk di Venezuela serta kesimpulan kehadiran staf diplomatik AS di kedutaan menjadi kendala pada kebijakan AS," tulis Pompeo di Twitter.
Baca juga: Venezuela Gulita Warga kian Sengsara
Pada 24 Januari, Departemen Luar Negeri AS memerintahkan semua pegawai pemerintah AS untuk meninggalkan Venezuela. Presiden Venezuela Nicolas Maduro menghadapi tantangan keras untuk tetap berkuasa dari gangguan pemimpin oposisi Juan Guaido di tengah krisis ekonomi akut.
Bersamaan dengan cuitan Pompeo ini, departemen luar negeri juga mendesak warga Amerika Serikat yang tinggal di Venezuela mempertimbangkan untuk segera pergi meninggalkan Venezuela.(AFP/OL-5)
Trump mengeklaim bahwa pasukan AS akan menjadi sasaran empuk dalam kasus seperti itu, demikian klarifikasi surat kabar tersebut
Nielsen mengatakan keinginan Trump untuk memiliki atau mengendalikan Greenland telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga.
Rekaman video terbaru dari Minneapolis membuktikan agen ICE memberikan pernyataan palsu di bawah sumpah terkait penembakan dua imigran. Skandal ini mengguncang "Operation Metro Surge".
Presiden AS Donald Trump beri sinyal kuat bahwa Kuba akan jadi target berikutnya setelah Venezuela dan Iran. Simak pernyataan kontroversial Trump di Miami dan kondisi terkini Kuba.
Hakim Alvin Hellerstein pertimbangkan izin bagi Nicolas Maduro gunakan dana Venezuela untuk biaya hukum.
Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Türk melaporkan dugaan penyiksaan dan penahanan sewenang-wenang di Venezuela masih berlanjut di bawah kepemimpinan Delcy Rodríguez.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved