Selamat HUT Museum Nasional Indonesia ke-248, Koleksi dan Fasilitasnya Makin Keren!

Iis Zatnika
27/4/2026 17:02
Selamat HUT Museum Nasional Indonesia  ke-248, Koleksi dan Fasilitasnya Makin Keren!
Kepala Museum dan Cagar Budaya, Esti Nurjadin, menyampaikan bahwa penguatan peran museum saat ini tidak hanya terletak pada koleksi, tetapi juga pada cara museum berinteraksi dengan publik. Kini MNI mengelola pelestarian dan pemanfaatan dari 195.044 benda(MI/Iis Zatnika)

Museum Nasional Indonesia (MNI), unit museum yang kini di bawah naungan Museum dan Cagar Budaya (MCB) Kementerian Kebudayaan, memperingati Hari Ulang Tahun ke-248 pada 24 April 2026. Momentum ini merupakan sebuah refleksi atas perjalanan panjangnya sejak berdiri pada 1778 sebagai lembaga kebudayaan dan ilmu pengetahuan di Batavia.

Memasuki usia ke-248 tahun, MNI menjadi simbol identitas nasional, serta ruang yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan. Peringatan ini sekaligus menandai transformasi MNI menjadi museum modern  yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

Berbagai pembaruan terus dilakukan untuk untuk meningkatkan kenyamanan serta pengalaman pengunjung. Di antaranya penataan akses masuk melalui Hall Majapahit, penambahan ibadah “Masjid Samudera Pasai”, dibukanya beragam pameran, serta pembangunan perpustakaan sebagai ruang literasi publik.

Perjalanan panjang MNI tidak lepas dari dukungan dan kolaborasi berbagai pihak. Proses revitalisasi melibatkan pemerintah, komunitas budaya, lembaga internasional, ahli sejarah, dan arsitek. Setiap pemangku kepentingan berperan dalam kontribusi terhadap desain, implementasi, dan dukungan keberlanjutan proyek. Kolaborasi ini juga memperkuat semangat kebersamaan dalam pelestarian warisan budaya nasional.

Kepala Museum dan Cagar Budaya, Esti Nurjadin, menyampaikan bahwa penguatan peran museum saat ini tidak hanya terletak pada koleksi, tetapi juga pada cara museum berinteraksi dengan publik. Kini MNI mengelola pelestarian dan pemanfaatan dari 195.044 benda budaya. 

“Tantangan ke depan adalah bagaimana museum dapat terus  relevan di tengah perubahan zaman. Oleh karena itu, pendekatan yang lebih terbuka, partisipatif, dan berbasis pengalaman menjadi kunci agar museum tetap hidup dan bermakna bagi masyarakat,” ujar Esti di Jakarta, Jumat (24/4)

MCB, kata Esti, merupakan badan layanan umum di bawah naungan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia yang saat ini bertanggung jawab atas pengelolaan 16 museum dan galeri serta 21 situs cagar budaya nasional di Indonesia, dengan total koleksi mencapai 250.000 artefak dan benda bersejarah. Didirikan pada 2022 dan diresmikan sebagai badan layanan umum per 1 September 2023, MCB memiliki visi untuk menjadi institusi kolaboratif yang mendorong daya cipta, perubahan sosial, serta pembangunan masyarakat berbudaya.

MCB mengedepankan peningkatan pelayanan berbasis perlindungan sebagai prioritas utama. Dengan merangkul kreativitas dan mengusung semangat kolaborasi yang inklusif. MCB secara kolektif berkontribusi untuk membuka wawasan apresiasi mendalam terhadap warisan budaya Indonesia yang beragam. Selamat HUT, MNI! (X-6)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Iis Zatnika
Berita Lainnya