Kloter Pertama Jemaah Haji Indonesia Diberangkatkan dari Bandara Soetta

 Sumantri
22/4/2026 18:10
Kloter Pertama Jemaah Haji Indonesia Diberangkatkan dari Bandara Soetta
Pemerintah melepas rombongan jemaah haji kloter pertama embarkasi Banten di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (22/4/2026).(MI/Sumantri)

SEBANYAK 393 jemaah haji kelompok terbang (kloter) pertama dari embarkasi Banten diberangkatkan dari Bandara Soekarno Hatta pada Rabu (22/4). Keberangkatan mereka menuju Tanah Suci Mekah dilepas langsung oleh Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf dan Wakil Ketua DPR  RI yang sekaligus Ketua Timwas Haji, Sufmi Dasco Ahmad.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto serta sejumlah kepala stakeholder Angkasa Pura Indonesia.

Dengan mengenakan kemeja batik berwarna merah, Dasco bersama para menteri menyapa ratusan calon jemaah haji asal Kota Tangerang yang hendak menuju Arab Saudi.

Setelah menyapa beberapa jemaah calon haji yang lanjut usia (lansia), Dasco yang juga Ketua Harian DPP Partai Gerindra melakukan proses seremonial pelepasan calon jemaah haji dengan cara menyerahkan bendera merah putih sebagai simbol keberangkatan dari Tanah Air.
Dalam sambutannya Dasco mengatakan, kedatangannya itu untuk mewakili Presiden Prabowo.

"Singkat saja hari ini kami melepas kloter pertama sebagai penanda sudah dimulai rangkaian pemberangkatan jemaah haji Indonesia. Setiap tahun kegiatan ini rutin dilaksanakan pada musim haji. Namun, saat ini pemberangkatan haji diadakan pada situasi serta dinamika konflik Timur," ujarnya.

Untuk pemberangkatan kali ini, lanjutnya terdapat 393 calon jemaah haji asal Kota Tangerang berangkat menuju Tanah Suci sebagai kloter perdana yang melakukan perjalanan melalui Asrama Haji Grand El Hajj, Cipondoh, Kota Tangerang. 

Sebelum tiba di bandara, sambungnya, koper terlebih dahulu sudah sampai daripada pemiliknya untuk dilakukan pemeriksaan. Hal itu bertujuan mempermudah proses jemaah haji saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Sehingga, sesampai di bandara itu jemaah bisa langsung menuju area Makkah Route.

Proses itu, imbuhnya, juga akan diberlakukan secara berkala pada jemaah lainnya di setiap kloter Provinsi Banten. 

"Ini dilakukan dengan harapan seluruh proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi berjalan lancar, tanpa kendala teknis," paparnya.

Keamanan Jemaah Haji Terjamin

Sementara itu, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) memastikan penyelenggaraan ibadah Haji 2026/1447 Hijriah dipastikan tetap sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.

Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mengatakan, keputusan itu didapat setelah ada kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Masyarakat diharapkan. Menjalankan ibadah haji dengan tenang, dan tidak khawatir terjadi penundaan atau pembatalan keberangkatan menuju Tanah Suci.

Pasalnya, kata dia, persiapan pemerintah untuk memberangkatkan 221.000 calon jemaah haji sudah rampung secara keseluruhan. Mulai dari penerbitan visa, kartu nusuk hingga kloter keberangkatan dan kepulangan dari Arab Saudi ke Indonesia.

"Alhamdulillah persiapan sudah selesai semua seperti visa sudah 100 persen keluar, kartu nusuk tadi pagi saya cek bahwa 100 persen sudah di Indonesia semua, tinggal dibagikan kepada jemaah nanti lalu diaktifkan di Indonesia," ungkapnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, Pemerintah Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi dan seluruh pemangku kepentingan demi memastikan pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar serta memberikan kenyamanan bagi ratusan ribu jemaah.

Pria yang akrab disapa Gus Irfan itu juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Arab Saudi, termasuk Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, Putra Mahkota, serta Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi atas dukungan memberi pelayanan terbaik bagi calon jemaah haji asal Indonesia.

Menhaj pun berharap kondisi dinamika global dan situasi konflik di Timur Tengah tidak mengganggu operasional gelaran haji. 

"Kepada seluruh jemaah haji kami harap tenang, enggak perlu takut dijadwal ulang lagi, tidak perlu galau lagi berangkat atau tidak, Insya Allah berangkat," ucapnya.

Yang terpenting, jelasnya, para jemaah haji menyiapkan diri secara batin, maupun secara fisik untuk bisa menjalankan ibadah haji dengan sebaik-baiknya di Tanah Suci. (SM/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya