Refleksi Hari Kartini: Greysia Polii dan Susi Susanti Kenang Jasa RA Kartini

Putri Rosmalia Octaviyani
21/4/2026 18:02
Refleksi Hari Kartini: Greysia Polii dan Susi Susanti Kenang Jasa RA Kartini
Sosok RA Kartini.(Dok. Antara)

DUA legenda bulu tangkis putri Indonesia, Greysia Polii dan Susi Susanti, menyampaikan pesan mendalam pada peringatan Hari Kartini, Selasa (21/4). Keduanya memberikan penghormatan kepada sosok RA Kartini yang dinilai telah membuka jalan bagi perempuan Indonesia untuk meraih mimpi di berbagai bidang, termasuk olahraga prestasi.

Peraih medali emas ganda putri Olimpiade Tokyo 2020, Greysia Polii, mengungkapkan rasa terima kasihnya melalui unggahan di media sosial. Menurutnya, kebebasan perempuan Indonesia untuk bermimpi besar saat ini tidak lepas dari fondasi perjuangan yang diletakkan oleh Kartini.

"Terima kasih Ibu Kartini, karena perjuanganmu, sekarang perempuan Indonesia bisa punya mimpi dan mewujudkannya," tulis Greysia dalam akun Instagram pribadinya.

Dalam unggahan tersebut, Greysia membagikan transformasi perjalanan hidupnya melalui serangkaian foto. Mulai dari potret masa kecilnya saat mengenakan kebaya, momen latihan bulu tangkis di usia dini, hingga puncak kariernya saat mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi Olimpiade bersama Apriyani Rahayu.

Semangat yang tak Pernah Padam

Senada dengan Greysia, legenda bulu tangkis peraih emas Olimpiade Barcelona 1992, Susi Susanti, juga menekankan pentingnya relevansi nilai-nilai Kartini di era modern. Bagi Susi, semangat Kartini bukan sekadar catatan sejarah, melainkan energi yang terus mengalir dalam diri setiap perempuan yang berani menghadapi tantangan.

"Kartini hidup dalam setiap perempuan yang tidak menyerah, yang berani bermimpi, dan menjadi diri sendiri," tulis Susi Susanti melalui media sosialnya.

Susi, yang juga mencatatkan sejarah sebagai penyumbang emas Olimpiade pertama bagi Indonesia, membagikan momen dirinya mengenakan kebaya putih dalam sebuah acara formal. Dalam kesempatan tersebut, ia tampak bersanding dengan sejumlah tokoh perempuan berpengaruh, termasuk mantan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Refleksi dari dua ikon olahraga nasional ini menegaskan bahwa emansipasi yang diperjuangkan RA Kartini telah membuahkan hasil nyata. Keberhasilan mereka di kancah dunia menjadi bukti bahwa perempuan Indonesia memiliki kapasitas tanpa batas untuk mengharumkan nama bangsa ketika diberikan kesempatan dan ruang untuk berkembang. (Ant/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya