Pelaksanaan TKA Gelombang 2 Hari Keempat Lancar, Diikuti 1,5 Juta Peserta

Despian Nurhidayat
10/4/2026 10:00
Pelaksanaan TKA Gelombang 2 Hari Keempat Lancar, Diikuti 1,5 Juta Peserta
Sejumlah siswa mengikuti TKA gelombang 2(MI/Despian Nurhidayat)

KEMENTERIAN Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melaporkan bahwa pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Gelombang 2 hingga hari keempat berjalan dengan lancar di seluruh wilayah Indonesia. Kelancaran ini dinilai sebagai bukti kesiapan sistem serta solidnya dukungan berbagai pihak dalam menyelenggarakan asesmen pendidikan berskala nasional.

Berdasarkan laporan sementara pada Jumat (10/4), pelaksanaan TKA hari keempat dimulai serentak pada pukul 07.00 WIB hingga 15.30 WIB. Ribuan satuan pendidikan berhasil menyelenggarakan ujian yang terbagi ke dalam empat sesi dengan total partisipasi peserta yang sangat signifikan.

Berikut adalah rincian jumlah peserta TKA Gelombang 2 pada hari keempat:

Sesi Pelaksanaan Jumlah Peserta
Sesi 1 574.234
Sesi 2 563.632
Sesi 3 318.985
Sesi 4 73.139
Total Peserta Hari Ke-4 1.529.990

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM), Toni Toharudin, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari perencanaan matang dan kesiapan teknis yang komprehensif. Menurutnya, fleksibilitas moda pelaksanaan menjadi faktor kunci dalam menghadapi tantangan geografis di Indonesia.

“Pelaksanaan TKA yang berjalan lancar di berbagai daerah mencerminkan kesiapan teknis dan perencanaan yang matang dari satuan pendidikan. Fleksibilitas moda pelaksanaan yang diberikan juga menjadi kunci dalam menjawab beragam kondisi di lapangan,” ujar Toni, Jumat (10/4).

Fleksibilitas Moda: Daring dan Semi Daring

Kemendikdasmen memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk memilih moda pelaksanaan sesuai dengan infrastruktur yang tersedia:

  • Moda Daring: Membutuhkan koneksi internet stabil secara terus-menerus baik bagi proktor maupun peserta.
  • Moda SemiDaring: Menjadi solusi bagi wilayah dengan keterbatasan akses internet. Koneksi hanya diperlukan pada tahap sinkronisasi, aktivasi sistem, rilis token, dan unggah hasil jawaban, sementara pengerjaan soal oleh peserta dilakukan tanpa internet.

Selain moda, satuan pendidikan juga diperbolehkan memilih skema pelaksanaan secara mandiri atau menumpang pada sekolah lain yang memiliki sarana prasarana lebih lengkap. Hal ini memastikan tidak ada murid yang tertinggal dalam mengikuti asesmen ini.

Toni Toharudin juga memberikan apresiasi tinggi kepada pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan atas sinergi yang terbangun. Ia berharap dukungan berkelanjutan ini terus terjaga hingga seluruh rangkaian TKA berakhir.

“Sinergi yang terbangun menjadi fondasi penting dalam memastikan setiap tahapan pelaksanaan TKA berjalan sesuai dengan ketentuan. Dukungan berkelanjutan dari semua elemen menjadi kunci dalam menjaga kualitas pelaksanaan hingga akhir kegiatan,” pungkasnya. (Z-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya