Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA plastik naik akibat perang Iran, Israel, dan Amerika Serikat karena pasokan bahan baku terhambat. Kenaikan harga plastik dapat menjadi momentum mengubah kebiasaan penggunaan plastik sekali pakai.
Tiza Mafira dari Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik mengatakan plastik selama ini diberikan gratis pada konsumen. Padahal, ada harga yang disubsidi oleh pegadang.
"Plastik ada harganya, tetapi, tidak terlihat karena selalu disubsidi oleh pedagang dan diberikan gratis kepada konsumen," ujar Tiza di Jakarta, Rabu (8/4).
Naiknya harga plastik menjadi keluhan oleh banyak pengusaha kecil dan menengah. Sementara itu, pengusaha ritel, ujar dia, lebih dulu menyetop penggunaan plastik sekali pakai.
Ia menyebut ada perbedaan perilaku konsumen saat berbelanja di supermarket dan pasar tradisional.
Banyak konsumen yang membawa tas belanja sendiri saat pergi ke supermarket. Namun, untuk di pasar perilaku itu tidak diterapkan.
"Karena pedagang pasar masih memberikan (plastik) artinya bukan karena konsumen tidak bisa berubah," kata dia.
Ia menyebut naiknya harga plastik bisa menjadi momentum pedagang usaha mikro, kecil, dan menengah untuk tidak menyediakan plastik bagi konsumen.
Adapun biaya dari penggunaan kantong plastik yang digunakan pedagang makanan, dapat dibebankan pada konsumen atau pedagang memberikan harga normal jika konsumen membawa wadah sendiri. (Ant/H-4)
Pegiat lingkungan Greenpeace dan GIDKP ajak masyarakat kurangi plastik sekali pakai guna tekan ketergantungan pada sektor ekstraktif minyak bumi.
Artikel plastik mikroskopis dalam air hujan berasal dari serat sintetis pakaian, debu kendaraan, hingga sisa pembakaran sampah plastik melayang di udara dan kembali bersama air hujan
Gubernur Bali Wayan Koster minta mall tidak menjual, memproduksi, dan mengedarkan plastik sekali pakai Pergub Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai.
Enviu Zero Waste telah membangun sekitar 9 solusi dan startup, termasuk Alner, yang menyediakan sistem guna ulang untuk kebutuhan sehari-hari seperti sabun, sampo, dan detergen.
KLH juga mendorong perusahaan untuk bertanggung jawab melalui skema Extended Producer Responsibility (EPR), sebagai produsen wajib mengelola sisa kemasan produk mereka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved