Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memastikan petani tambak tidak akan kehilangan lahan jika menanam mangrove di lahan tersebut.
“Itu adalah kebohongan, itu hoaks kalau dikatakan kelompok masyarakat diajak menanam mangrove, nanti setelah mangrovenya jadi lalu pemerintah akan mengambil lahan atau tambak (petani). Itu hoaks, fitnah, dan hasutan yang tidak benar,” kata Menhut dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (7/2).
Ia menambahkan, pemerintah justru berkepentingan memastikan masyarakat memiliki kepastian hukum atas lahan yang mereka kelola.
Raja Antoni memiliki pengalaman saat menjabat sebagai Wakil Menteri ATR/BPN dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Hal ini bertujuan memberikan sertifikat tanah kepada masyarakat secara massal.
"Saya dulu Mantan Wamen ATR BPN, ada program PTSL, sertifikasi massal untuk masyarakat yang memiliki lahan. Nanti saya koordinasikan dengan Pak Gubernur, kita cek kanwilnya siapa, lalu bersama teman-teman kehutanan di sini kita identifikasi tambak-tambak yang belum disertifikat, yang sudah mengajukan tapi belum keluar, atau yang sertifikatnya sudah terbit tapi belum diambil,” kata Raja Antoni.
Ia menegaskan, pentingnya sertifikat sebagai perlindungan hukum bagi petani. Menurutnya, tanpa kepastian legal, justru ada risiko lahan diambil pihak lain.
“Kalau khawatir pemerintah mengambil, yang bisa terjadi justru sebaliknya, bisa saja orang lain yang mengambil karena mereka punya sertifikat. Jadi kuasai secara fisik lahannya, gunakan tambak dengan baik, dan urus sertifikatnya,” tegasnya.
Menhut menilai praktik menanam mangrove di area tambak sebagai contoh praktik baik (best practice) yang memberi manfaat nyata bagi petani.
“Ini contoh teladan, dengan menanam mangrove justru produktivitas meningkat. Kalau tambak tidak ada mangrovenya, lama-kelamaan proses lingkungan hidup tidak berjalan optimal, tidak bisa menyerap karbon dan sebagainya, sehingga hasil tambak bisa menurun,” kata Raja Antoni.
Sementara itu, Menhut turut melakukan dialog dengan petani dan melakukan penanaman mangrove dalam rangka peringatan hari lahan basah sedunia di Desa Liagu, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
Penanaman dilakukan bersama dengan masyarakat, Kepala Kerja Sama Pembangunan dan Penasihat Kedutaan Besar Kanada untuk Indonesia Alice Birnbaum, Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang, dan jajaran Kementerian Kehutanan. (Ant/P-3)
PT Pertamina Patra Niaga melaksanakan aksi lingkungan dalam rangka memperingati Hari Bumi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
Dijelaskan bahwa seluruh proses restorasi akan dipantau menggunakan platform Jejakin yang menggabungkan teknologi AI dan sensor lapangan.
Menhut Raja Juli Antoni, melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang, Suzuki Norikazu. Ia mendorong investasi karbon dan pengelolaan mangrove
Berbeda dengan aksi penanaman biasa, program ini mencakup pendampingan nursery (pembibitan) bagi masyarakat lokal.
Kementerian Kehutanan terus memperkuat rehabilitasi ekosistem mangrove di kawasan pesisir melalui Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR).
Direktorat Rehabilitasi Mangrove memperkuat upaya membangun ketahanan kawasan pesisir melalui pelibatan generasi muda lewat program Mangrove Goes To School (MGTS).
Pemerintah Jepang bahkan berencana menyelenggarakan upacara penyambutan khusus saat komodo tiba di Jepang.
Ajakan Indonesia kepada Jepang untuk turut melakukan investasi karbon ini sejalan dengan pertemuan bilateral kedua negara di Negeri Sakura.
Pihak Kementerian Lingkungan Hidup Jepang menyambut baik usulan tersebut dan mendorong tindak lanjut konkret melalui penyelenggaraan technical workshop.
Dia pun mengajak semua pihak khususnya di Kementerian Kehutanan untuk menjaga kesehatan.
Hal ini mencakup penyediaan tempat sampah yang memadai serta petugas kebersihan yang cukup guna menjaga kelestarian lingkungan.
PEMERINTAH menyiapkan rancangan instruksi presiden atau inpres penyelamatan populasi Gajah Sumatra. Salah satu mamalia terbesar itu kini semakin menyusut habibatnya di alam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved