Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SAKIT leher kerap dianggap sebagai masalah ringan akibat salah posisi tidur, kelelahan, atau ketegangan otot. Namun, dalam kondisi tertentu, nyeri leher ternyata bisa berkaitan dengan gangguan jantung, termasuk serangan jantung.
Melansir dari laman Kaly, meski jarang menjadi satu-satunya gejala, nyeri leher dapat muncul sebagai bagian dari rangkaian tanda serangan jantung. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami kapan sakit leher masih tergolong wajar, dan kapan perlu diwaspadai sebagai sinyal penyakit jantung.
Secara medis, fenomena ini dikenal sebagai referred pain atau nyeri alih. Artinya, rasa sakit yang berasal dari satu organ bisa dirasakan di bagian tubuh lain. Dalam kasus serangan jantung, nyeri yang berasal dari jantung dapat dirasakan di dada, lengan kiri, rahang, punggung atas, hingga leher.
Hal ini terjadi karena jantung dan leher memiliki jalur saraf yang saling terhubung. Otak terkadang salah menafsirkan sinyal nyeri dari jantung sebagai nyeri yang berasal dari leher. Selain itu, rasa cemas, stres, serta ketegangan otot akibat nyeri dada juga dapat membuat otot leher ikut menegang dan terasa sakit.
Sakit leher yang berkaitan dengan jantung biasanya tidak berdiri sendiri. Ada sejumlah gejala lain yang kerap menyertainya, seperti:
Jika nyeri leher muncul bersamaan dengan gejala-gejala tersebut, kondisi ini patut dicurigai sebagai keadaan darurat medis.
Risiko serangan jantung lebih tinggi pada orang dengan faktor-faktor tertentu, antara lain kolesterol tinggi, diabetes, tekanan darah tinggi, obesitas, kebiasaan merokok, kurang aktivitas fisik, stres berkepanjangan, penyakit ginjal kronis, riwayat stroke, serta adanya riwayat penyakit jantung dalam keluarga.
Pada kelompok ini, kemunculan nyeri leher yang baru dan tidak jelas penyebabnya sebaiknya tidak diabaikan dan perlu segera dicek ke dokter.
Sakit leher memang paling sering disebabkan masalah otot atau postur tubuh. Namun, dalam kondisi tertentu, terutama bila muncul tiba-tiba dan disertai gejala lain, nyeri leher bisa menjadi alarm dari tubuh akan adanya masalah serius pada jantung. Mengenali gejalanya sejak dini dan segera mencari pertolongan medis dapat menyelamatkan nyawa. (Kaly/Z-2)
Kabar duka datang dari dunia pers nasional. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada usia 54 tahun
Olahraga seharusnya memperpanjang usia, bukan mengakhirinya. Mengenali gejala serangan jantung sejak dini adalah kunci keselamatan utama.
OLAHRAGA dikenal sebagai cara efektif menjaga kesehatan jantung. Namun di sisi lain, aktivitas fisik juga bisa memicu serangan jantung.
Setiap menit keterlambatan dalam menangani sumbatan pembuluh darah berarti semakin banyak otot jantung yang mengalami kerusakan permanen.
Serangan jantung umumnya disebabkan oleh masalah mekanik pada pembuluh darah, sementara kematian jantung mendadak lebih berkaitan dengan sistem kelistrikan organ tersebut.
Selama bertahun-tahun, hilangnya kromosom Y pada pria lanjut usia dianggap sebagai bagian biasa dari proses menua.
Berbagai penelitian kesehatan menunjukkan bahwa kebiasaan sehari-hari memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan jantung.
Tak hanya nyeri dada, gangguan jantung juga bisa ditandai dengan gejala halus. Kenali 6 tanda penting ini sebelum terlambat.
SERANGAN jantung merupakan kondisi gawat darurat medis yang harus segera ditangani. Seseorang yang mengalami serangan jantung biasanya mengeluhkan keadaan yang mirip dengan masuk angin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved