Sering Diabaikan, Ini 5 Sinyal Awal Serangan Jantung saat Olahraga

Intan Safitri
06/4/2026 16:03
Sering Diabaikan, Ini 5 Sinyal Awal Serangan Jantung saat Olahraga
Ilustrasi, serangan jantung saat olahraga.(Dok. Freepik)

OLAHRAGA dikenal sebagai cara efektif menjaga kesehatan jantung. Namun di sisi lain, aktivitas fisik juga bisa memicu serangan jantung. Itu mengapa sangat penting untuk memahami gejala awal serangan jantung saat berolahraga.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan American College of Cardiology menegaskan, serangan jantung saat olahraga kerap diawali gejala yang dianggap sepele. Padahal, mengenali tanda-tanda ini sejak dini bisa menyelamatkan nyawa.

5 Tanda Awal Serangan Jantung saat Olahraga

1. Nyeri Dada Bukan Sekadar Kelelahan

Gejala paling umum adalah rasa tidak nyaman di dada, tidak selalu nyeri tajam, tapi sering berupa tekanan, rasa penuh, atau seperti diremas di bagian tengah dada.

Banyak orang menganggap ini efek kelelahan setelah olahraga intens. Padahal, ini merupakan tanda klasik serangan jantung yang tidak boleh diabaikan, terutama jika muncul tiba-tiba saat aktivitas berlangsung.

2. Sesak Napas yang tidak Masuk Akal

Sesak napas saat olahraga memang normal. Tapi jika napas terasa sangat berat, bahkan saat intensitas belum tinggi, ini bisa jadi tanda masalah pada jantung.

Dalam beberapa kasus, sesak napas muncul lebih dulu sebelum nyeri dada. Kondisi ini sering diabaikan karena dianggap kurang stamina, bukan gangguan serius.

3. Pusing Hingga Hampir Pingsan

Rasa pusing saat olahraga sering dianggap akibat dehidrasi atau kurang makan. Namun jika disertai sensasi melayang atau hampir pingsan, bisa menandakan aliran darah ke otak terganggu.

Kondisi tersebut bisa terjadi ketika jantung tidak mampu memompa darah secara optimal saat tubuh membutuhkan suplai oksigen lebih banyak.

4.Detak Jantung Tidak Beraturan

Saat olahraga, detak jantung memang meningkat. Namun, jika terasa tidak beraturan, terlalu cepat, atau seperti melompat, namun hal ini patut diwaspadai.

Gejala ini bisa mengarah pada aritmia, yaitu gangguan irama jantung yang dalam kondisi tertentu dapat memicu serangan jantung mendadak.

5. Nyeri Menjalar ke Bagian Tubuh Lain

Tidak semua gejala terpusat di dada. Rasa tidak nyaman juga bisa menjalar ke lengan, punggung, leher, rahang, atau bahkan perut.

Karena lokasinya tidak spesifik, banyak orang mengira ini hanya pegal biasa akibat olahraga. Padahal, ini merupakan salah satu tanda khas serangan jantung yang sering terlewat.

Jangan Dipaksakan, Kenali Batas Tubuh

Pakar kesehatan menekankan pentingnya tidak memaksakan diri saat tubuh sudah menunjukkan tanda bahaya. Menghentikan aktivitas dan mencari bantuan medis secepat mungkin jauh lebih aman daripada menunggu gejala mereda sendiri.

Serangan jantung tidak selalu datang dengan gejala dramatis. Justru dalam banyak kasus, tanda-tandanya halus dan mudah diabaikan. Di sinilah pentingnya kewaspadaan, terutama saat melakukan aktivitas fisik dengan intensitas tinggi.

(Centers for Disease Control and Prevention, American College of Cardiology/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya