Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemulihan pasokan listrik di sejumlah wilayah terdampak banjir dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan faktor keselamatan. Sejumlah area belum dialiri listrik sepenuhnya karena masih berisiko menimbulkan kecelakaan akibat instalasi kelistrikan yang terendam air.
Prabowo menjelaskan, aliran listrik Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat sebagian belum dapat dinyalakan karena dinilai berbahaya. Ada banyak lokasi yang masih tergenang banjir dan memiliki kabel atau instalasi listrik aktif. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan risiko fatal jika tidak ditangani dengan hati-hati.
“Masih ada beberapa yang berbahaya, karena kabel-kabel yang terendam air sangat berisiko. Ini bisa mengakibatkan korban jiwa apabila tidak diwaspadai,” ujar Prabowo saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin.
Meski demikian, Kepala Negara memastikan bahwa sebagian besar wilayah terdampak banjir Sumatra telah kembali mendapatkan pasokan listrik. Ia menyebut PT PLN saat ini bekerja secara intensif di lapangan di tengah kondisi yang dinilainya sangat menantang.
Presiden menekankan bahwa proses pemulihan kelistrikan tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Menurutnya, aliran listrik hanya akan dinormalkan setelah kondisi dinyatakan benar-benar aman bagi masyarakat.
Pemerintah juga mengimbau warga di daerah terdampak banjir untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama di sekitar lokasi yang terdapat instalasi listrik yang sempat atau masih terendam air.
“PLN bekerja dengan sangat keras, menghadapi situasi yang tidak mudah, dan mereka sudah berada di lapangan selama belasan hari,” kata Prabowo.
Selain penanganan banjir dan pemulihan infrastruktur dasar, Presiden turut meminta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk terus menyampaikan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di tingkat regional.
Ia menambahkan, berbagai peringatan internasional, termasuk dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menunjukkan bahwa sejumlah wilayah di kawasan saat ini menghadapi dampak perubahan cuaca yang perlu diantisipasi secara serius. (Ant/E-3)
BANJIR besar melanda sejumlah daerah di Padang pada November 2025 lalu. Beruntung saat itu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Padang turut aktif.
BENCANA banjir besar yang melanda wilayah Aceh dan Sumatra Utara memicu kondisi darurat kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti lambatnya penanganan sawah terdampak bencana Sumatra saat meninjau langsung lokasi Kabupaten Padang Pariaman.
Inisiatif ini dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Kemanusiaan dan Tanggap Bencana (LKTB), unit kemanusiaan dan penanggulangan bencana dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
UPAYA pemulihan pascabencana di Kabupaten Agam terus digenjot dengan dukungan pemerintah pusat.
Kapolda Aceh menjelaskan bahwa proyek pembangunan hunian tetap tersebut mencakup total 150 unit rumah dengan beragam konstruksi, yakni 50 unit rumah berbahan kayu.
DIREKTUR Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa seluruh gardu induk di Aceh kini sudah bertegangan.
Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo, memastikan sistem kelistrikan di Provinsi Aceh telah kembali beroperasi sepenuhnya setelah seluruh 20 gardu induk sudah normal.
PT PLN memanfaatkan crane sebagai tower darurat pada jaringan transmisi 150 kilovolt (kV) Pangkalan Brandan-Langsa guna mempercepat pemulihan pasokan listrik Aceh.
BNPB menyatakan kondisi di sejumlah wilayah yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra masih bersifat dinamis.
Rieke Diah Pitaloka, menegaskan bahwa pemulihan kelistrikan pascabencana di Aceh serta wilayah terdampak di Sumatera Utara dan Sumatera Barat harus dilakukan secara bertahap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved