Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sukses menggelar Konferensi Zakat Internasional ke-9 atau The 9th International Conference on Zakat (Iconz) 2025 yang menghasilkan sembilan resolusi untuk mendorong inovasi tata kelola zakat, infak, sedekah (ZIS) di era digital. Resolusi tersebut juga diharapkan bisa memperkuat peran filantropi dalam menjawab tantangan kemanusiaan dan meningkatkan kesejahteraan umat.
Konferensi ICONZ ke-9 bertema Zakat & Philanthropy: Beyond Technology Designing a Global Transform for Humanity and Shared Prosperity yang diselenggarakan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia, menekankan upaya merancang transformasi global dalam pengelolaan ZIS dan filantropi, bukan hanya melalui teknologi, tetapi juga melalui kolaborasi lintas negara, lintas sektor, dan lintas agama.
Pimpinan Baznas Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Zainulbahar Noor, mengatakan Iconz ke-9 menegaskan arah baru pengelolaan zakat dan filantropi global. Menurutnya, tantangan kemanusiaan yang semakin kompleks menuntut kerja sama yang lebih luas dan inklusif di tingkat internasional.
"Sembilan resolusi tersebut pada dasarnya merupakan terjemahan dari misi kesembilan Baznas, yaitu bagaimana Baznas melangkah ke level global,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Senin (15/12).
Ia menambahkan, melalui Iconz ke-9 Baznas berharap, mampu membangun model transformasi zakat dan filantropi yang lebih kolaboratif, inovatif, dan berdaya saing global. Konferensi ini sekaligus menandai langkah baru Baznas dalam memperluas jaringan kerja sama, tidak hanya dengan lembaga zakat di Indonesia, tetapi juga lembaga internasional dan filantropi lintas agama.
“Semoga resolusi dari konferensi Iconz ke-9 ini membawa berkah dan memberikan dampak jangka panjang bagi masa depan pengelolaan zakat di tingkat global, khususnya di Indonesia,” ujarnya.
(E-3)
Program Beasiswa Cendekia Baznas merupakan salah satu program unggulan yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di kantor perwakilan RI di luar negeri merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan penghimpunan ZIS.
Baznas disebutnya juga akan fokus pada standardisasi ukuran keberhasilan program yang mengacu pada data statistik nasional seperti yang diterapkan oleh BPS.
Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, mengatakan, penguatan kolaborasi antara Baznas dan LAZ menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat yang besar di Indonesia.
Sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, RI memiliki potensi luar biasa menjadi pusat ekonomi syariah internasional.
Arah kebijakan Baznas ke depan termasuk target pengumpulan zakat nasional yang ditetapkan mencapai Rp160 triliun dan Baznas pusat sebesar Rp10 triliun pada 2031.
Peluncuran ini menandai komitmen PFI dalam memperluas jejaring kolaborasi lintas sektor guna mendorong pembangunan berkelanjutan yang inklusif.
Filantropi berperan penting memperkuat UMK dan ekonomi rakyat lewat pendanaan, pendampingan, dan kolaborasi demi pembangunan berkelanjutan dan inklusif.
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI siap menggelar Konferensi Zakat Internasional ke-9 atau The 9th International Conference on Zakat (Iconz) 2025 yang berlangsung pada 9-11 Desember
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan kekuatan Indonesia bertumpu pada kerukunan yang terus dipelihara di tengah masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved