Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui program Bank Makanan melaksanakan kegiatan Sajian Berkah Bergizi dengan mendistribusikan 5.000 paket makanan siap santap kepada masyarakat miskin dan santri pondok pesantren di wilayah Pelabuhanratu dan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Kegiatan ini dilakukan melalui pengoperasian dapur umum lapangan yang dikelola secara gotong royong bersama masyarakat sekitar. Dua dapur umum didirikan di Desa Citepus dan Desa Sukamaju, wilayah yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani, nelayan, dan pekerja sektor informal.
Selain melibatkan masyarakat dalam proses memasak dan pengemasan, bahan-bahan untuk paket makanan juga dibeli dari pedagang kecil di pasar tradisional setempat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Baznas untuk memperkuat ekonomi lokal di tengah kegiatan sosial kemanusiaan.
“Kami ingin memastikan bantuan sosial ini tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga bagi para pelaku ekonomi kecil di sekitar lokasi kegiatan. Dengan membeli bahan dari pedagang lokal, dampaknya bisa berlapis, menolong warga yang membutuhkan sekaligus memberdayakan ekonomi rakyat,” ujar Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwa dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/10).
Menurut Saidah, distribusi paket makanan ini merupakan bagian dari strategi Baznas dalam memperluas akses masyarakat terhadap pangan bergizi, terutama bagi kelompok rentan seperti santri dan keluarga prasejahtera.
“Banyak masyarakat di pelosok yang kesulitan memenuhi kebutuhan gizi harian karena kondisi ekonomi. Melalui Bank Makanan, kami ingin menghadirkan solusi cepat, bergizi, dan bermartabat bagi mereka,” kata Saidah.
Ia menambahkan, kolaborasi antara lembaga zakat, masyarakat, dan pesantren menjadi kunci keberhasilan program ini. Partisipasi warga yang turut membantu proses masak hingga distribusi menunjukkan kuatnya nilai solidaritas dan gotong royong di tengah masyarakat.
“Semangat berbagi dan kebersamaan inilah yang menjadi ruh zakat. Baznas hadir bukan hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian dan kemandirian umat,” tutur Saidah menegaskan.
Program Bank Makanan Baznas merupakan salah satu upaya memberikan akses makanan sehat untuk orang yang kekurangan dan membutuhkan melalui pendekatan kolaboratif, yang bekerja sama dengan berbagai pihak untuk membantu meringankan beban masyarakat rentan dengan menyediakan makanan sehat dan bergizi. (E-3)
Karena itu, Baznas diharapkan tidak hanya berfokus pada bantuan ekonomi, melainkan juga mengedepankan pendekatan pendidikan melalui program beasiswa yang lebih masif dan berkelanjutan.
Balai Ternak yang berlokasi di Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, NTB merupakan titik ke-59 dari total 70 lokasi program Balai Ternak
KETUA Ketua Umum Persatuan Umat Islam (PUI), Raizal Arifin mendukung pencalonan Sodik Mudjahid sebagai Komisioner Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) periode 2025–2030.
Resolusi tersebut dibacakan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional H. Achmad Sudrajat, Lc., MA di hadapan perwakilan dari BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, capaian BAZNAS saat ini tidak mungkin terwujud tanpa dukungan berbagai pihak
Program Beasiswa Cendekia Baznas merupakan salah satu program unggulan yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di kantor perwakilan RI di luar negeri merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan penghimpunan ZIS.
Baznas disebutnya juga akan fokus pada standardisasi ukuran keberhasilan program yang mengacu pada data statistik nasional seperti yang diterapkan oleh BPS.
Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, mengatakan, penguatan kolaborasi antara Baznas dan LAZ menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat yang besar di Indonesia.
Sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, RI memiliki potensi luar biasa menjadi pusat ekonomi syariah internasional.
Arah kebijakan Baznas ke depan termasuk target pengumpulan zakat nasional yang ditetapkan mencapai Rp160 triliun dan Baznas pusat sebesar Rp10 triliun pada 2031.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved