Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MAKAN adalah aktivitas memasukkan makanan ke dalam mulut, kemudian dikunyah dan ditelan untuk memenuhi kebutuhan energi, pertumbuhan, dan menjaga fungsi tubuh.
Proses makan merupakan bagian penting dari kehidupan manusia maupun makhluk hidup lainnya, karena tubuh membutuhkan nutrisi seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral agar bisa berfungsi dengan baik.
Makan berlebihan menyebabkan kelebihan kalori yang menumpuk menjadi lemak sehingga berat badan naik drastis.
Asupan gula dan karbohidrat berlebih membuat tubuh resisten terhadap insulin, meningkatkan risiko diabetes.
Lemak jenuh dan kolesterol dari makanan berlebih bisa menyumbat pembuluh darah, memicu serangan jantung atau stroke.
Perut terlalu penuh membuat lambung bekerja lebih keras, menyebabkan kembung, sakit perut, dan mulas.
Makan terlalu banyak sebelum tidur dapat menimbulkan asam lambung naik dan membuat tidur tidak nyenyak.
Konsumsi berlebihan, terutama makanan berlemak, bisa menyebabkan penumpukan lemak di hati.
Terlalu banyak makan makanan asin atau berlemak bisa membuat tekanan darah naik.
Lemak jenuh dari makanan berlebihan meningkatkan kolesterol jahat yang berbahaya bagi jantung.
Energi dipakai tubuh untuk mencerna makanan yang terlalu banyak, sehingga tubuh jadi lemas dan mengantuk.
Kelebihan lemak tubuh bisa mengganggu keseimbangan hormon, terutama hormon metabolisme.
Kebiasaan makan berlebih, terutama daging olahan dan gorengan, meningkatkan risiko kanker usus besar, pankreas, dan payudara.
Stres oksidatif akibat kalori berlebih bisa mempercepat penuaan sel-sel tubuh.
Kebiasaan makan terlalu banyak membuat tubuh tidak bugar, gampang sakit, dan mengurangi produktivitas.
Jadi, meskipun makanan enak, porsi harus dijaga supaya tubuh tetap sehat. (Z-4)
Dietisien RS Pelni menekankan pentingnya protein, sayur, dan buah bagi tumbuh kembang anak serta risiko jangka panjang akibat kurang gizi.
Emotional eating itu salah satu bentuk perilaku makan yang merujuk pada kecenderungan seseorang mengonsumsi makanan karena kendali emosi, bukan karena lapar.
Di dalam tubuh manusia, terdapat hormon tertentu yang bertugas mengatur nafsu makan, rasa kenyang, hingga rasa lapar.
Aturan pemberian makan anak atau feeding rules tidak hanya bicara soal apa yang dimakan, tetapi mencakup tiga pilar utama: jadwal, prosedur, dan lingkungan.
Istilah "makan terakhir" biasanya merujuk pada hidangan pamungkas yang diinginkan seseorang sebelum menutup usia.
Minat makan anak sangat dipengaruhi oleh pengalaman sensorik, termasuk variasi rasa dan aroma.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved