Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali melaksanakan program Masjid dan Musala Berseri (bersih, sejuk, rapi dan indah) pada Ramadhan 1446 H/2025 M di 50 masjid dan musala yang tersebar di delapan provinsi dan 18 kabupaten/kota seluruh Indonesia.
Program ini bertujuan untuk memberikan akses perbaikan dan kebersihan rumah ibadah (masjid dan musala), khususnya di daerah dengan mayoritas penduduk kurang mampu. Tahun ini, program Masjid dan Musala Berseri tidak hanya dilaksanakan di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi), namun juga tersebar di Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Lampung, dan Nusa Tenggara Timur.
Peluncuran program tersebut diselenggarakan di Kantor Bupati Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (24/3/2025), dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., Gubernur Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Asisten Daerah III Provinsi Jawa Barat, Drs. Kusmana Hartadji, MM., Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Anang Jauharuddin, M.M.Pd., Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Islmail, beserta jajarannya.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menegaskan, program ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap kondisi masjid dan musala di berbagai wilayah, terutama di daerah pedesaan terpencil.
“Pada bulan Ramadhan, kebutuhan akan masjid dan musala yang bersih dan nyaman menjadi prioritas. Kami berharap program ini dapat meningkatkan kualitas ibadah umat Islam di daerah yang membutuhkan,” ujar Saidah.
Selain meningkatkan kenyamanan ibadah, tambah Saidah, program ini juga sejalan dengan visi BAZNAS sebagai Lembaga Utama Menyejahterakan Umat.
“Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi para jemaah sehingga mereka dapat beribadah dengan khusyuk di bulan Ramadhan. Program ini juga merupakan bagian dari syiar dakwah zakat yang terus diperluas oleh BAZNAS,” ujar Saidah.
Saidah juga mengajak berbagai pihak, termasuk mitra strategis dari sektor swasta, organisasi keagamaan, dan masyarakat luas untuk turut berkontribusi dalam program Masjid dan Musala Berseri, baik melalui donasi maupun keterlibatan langsung dalam aksi kebersihan.
"Berkat kolaborasi yang baik antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten Bandung Barat dan pemerintah Kabupaten Barat, alhamdulilah program ini berjalan baik. BAZNAS juga turut mendorong penguatan modal sosial masyarakat yang dikoordinasikan oleh DKM masjid/musala," ujar Saidah.
Saidah berharap, masjid dan musala yang mengikuti program ini dapat menjadi center of excellence, yakni menjadi pusat kegiatan dakwah syiar Islam, khususnya dalam sosialisai zakat. Dan mungkin dapat juga diintegrasikan dengan program penguatan ekonomi seperti BAZNAS Microfinance Masjid serta layanan program BAZNAS lainnya.
Sementara itu, Gubernur Provinsi Jawa Barat yang diwakili Asisten Daerah III Provinsi Jawa Barat, Drs. Kusmana Hartadji, MM., mengapresiasi program Masjid dan Musala Berseri dari BAZNAS RI, yang dinilainya sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan dalam perawatan rumah ibadah.
"Kami sangat mendukung program ini karena membantu banyak masjid dan musala, khususnya di daerah terpencil di wilayah Jawa Barat yang membutuhkan perhatian lebih. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut sehingga akan lebih banyak masjid dan musala yang mendapatkan manfaat dan masyarakat bisa beribadah dengan lebih nyaman, khususnya di bulan Ramadhan ini," ujarnya.
Sebelumnya, pada tahun 2022–2024, BAZNAS RI telah merenovasi 100 masjid dan musala di lima provinsi melalui program bedah musala Ramadhan.
Sejumlah perbaikan akan dilakukan, termasuk renovasi ringan seperti atap, dinding, dan lantai keramik. Selain itu, turut diberikan juga alat kebersihan, perbaikan tempat wudhu, penggantian karpet, pembersihan unit AC (Air Conditioner) , distribusi Al-Qur’an, serta peningkatan fasilitas sanitasi. Program ini berlangsung mulai 10 Februari hingga 30 April 2025.
Turut hadir Kepala Biro Kesra Provinsi Jawa Barat, Andrie Kustria Wardana, S.STP., M.Si., CRBD, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhammad Mahdi, S.Pd., Kepala Kemenag Kabupaten Bandung Barat, H. Tedi Ahmad Junaedi, M.Si., Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Barat, Drs. Iing Nurdin, M.Si., Ph.D., Forkopimda Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bandung Barat. (H-2)
Program Beasiswa Cendekia Baznas merupakan salah satu program unggulan yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di kantor perwakilan RI di luar negeri merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan penghimpunan ZIS.
Baznas disebutnya juga akan fokus pada standardisasi ukuran keberhasilan program yang mengacu pada data statistik nasional seperti yang diterapkan oleh BPS.
Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, mengatakan, penguatan kolaborasi antara Baznas dan LAZ menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat yang besar di Indonesia.
Sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, RI memiliki potensi luar biasa menjadi pusat ekonomi syariah internasional.
Arah kebijakan Baznas ke depan termasuk target pengumpulan zakat nasional yang ditetapkan mencapai Rp160 triliun dan Baznas pusat sebesar Rp10 triliun pada 2031.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved