Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangka peringatan Hari Keselamatan Pasien setiap 17 September, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendorong agar mutu pelayanan kesehatan terus ditingkatkan untuk memastikan keselamatan pasien dan meningkatkan hasil kesehatan.
Ia menegaskan bahwa keselamatan pasien adalah hukum tertinggi. Oleh sebab itu, prinsip ini harus diterapkan ketika melayani masyarakat di semua tingkat pelayanan kesehatan.
"Aegroti Salus Lex Suprema—keselamatan pasien adalah hukum tertinggi. Prinsip ini wajib kita terapkan di semua tatanan pelayanan kesehatan," kata Budi dalam keterangannya, Jumat (13/9).
Baca juga : Mengenal 3 Vaksin Andalan WHO untuk Tangkal Penyebaran Mpox
Menurutnya, aspek keselamatan harus menjadi perhatian utama di setiap pelayanan kesehatan. Sebab, kasus perawatan yang tidak aman masih tinggi terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan setiap tahunnya terdapat 134 juta kejadian tidak diharapkan di rumah sakit, yang berkontribusi pada lebih dari 2 juta kematian akibat perawatan yang tidak aman.
Pelibatan pasien dalam proses diagnosis dan perawatan terbukti dapat menurunkan dampak perawatan yang tidak aman.
Baca juga : Krisis Mental Remaja: Tantangan Terlupakan
"Pelibatan pasien dalam proses diagnosis dan perawatan terbukti dapat mengurangi hingga 15% potensi bahaya yang dapat dicegah," ucapnya.
Semua pihak diharapkan berkomitmen meningkatkan mutu layanan kesehatan, mengurangi risiko kesalahan medis, dan memastikan keselamatan pasien.
Sebagai informasi, World Patient Safety Day (WPSD) atau Hari Keselamatan Pasien Sedunia diperingati setiap tanggal 17 September setiap tahunnya.
Peringatan WPSD tahun ini mengangkat tema Improving Diagnosis For Patient dengan slogan Get it right, make it safe. Tema tersebut menyoroti pentingnya diagnosis yang akurat dan tepat waktu dalam memastikan keselamatan pasien serta meningkatkan hasil kesehatan. (S-1)
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
WHO merekomendasikan transisi dari vaksin influenza quadrivalent ke trivalent karena hilangnya virus B/Yamagata. Simak penjelasan medis dan dampaknya.
Vaksin influenza trivalen kembali menjadi standar global setelah WHO merekomendasikan penghapusan komponen garis keturunan B/Yamagata.
AI dan teknologi genomik mempercepat diagnosis penyakit langka. Inovasi ini membuka akses pengobatan lebih cepat bagi jutaan pasien di dunia.
Taiwan melaporkan capaian Gold Tier WHO dalam eliminasi hepatitis C dengan diagnosis 90,2% dan pengobatan 92,6%, mendekati target global 2030.
Indonesia pimpin suara Global South dalam negosiasi WHO Pandemic Agreement 2026. Cek latar belakangĀ Uni Eropa dinilai hambat kesetaraan akses kesehatan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved