Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Pusat Perilaku dan Promosi Kesehatan FKKMK Universitas Gadjah Mada (UGM) Bagus Suryo Bintoro menyebutkan penundaan kebijakan cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) adalah sebuah kesalahan. Menurutnya, kebijakan itu akan mampu menekan angka penderita diabetes di Tanah Air.
"MBDK ini menjadi salah satu pemicu naiknya angka penderita diabetes. Menurut Riset Dasar Kesehatan (Riskesdas) 2023, angka prevalensi diabetes di Indonesia masih tinggi yakni 11,7%," ujar Bagus.
Ketua Health Promoting University (HPU) UGM Yayi Suryo Prabandari mengatakan pihaknya telah melakukan beberapa program untuk kampanye konsumsi makanan sehat di lingkungan kampus.
Baca juga : YLKI Pertanyakan Ditundanya Cukai Minuman Berpemanis dalam Kemasan
"Kita mengampanyekan healthy eating seperti penerapan food traffic light pada makanan, dan advokasi pembatasan minum berpemanis," tuturnya.
Perwakilan Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI Gisella Tellys menyampaikan pemberlakuan cukai MBDK diyakini dapat mengurangi angka penderita diabetes.
"Dengan menaikkan harga produk MBDK, tingkat konsumsi MBDK di masyarakat dapat menurun. Mereka diharapkan juga akan sadaruntuk lebih menjaga kesehatan," ucapnya.
Hal senada juga disampaikan Tulus Abadi Perwakilan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), minta pemerintah tidak perlu ambigu untuk menerapkan cukai MBDK. Penerapan kebijakan itu justru akan menambah pendapatan negara.
"Penerapan cukai ini tidak akan mematikan industri. Hasil dari cukai MBDK bisa dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk program-program yang bertujuan untuk pengendalian konsumsi, peningkatan kesehatan, serta kampanye Kesehatan," jelas Tulus. (Z-11)
Rokok ilegal sudah jelas merugikan penerimaan negara, dan juga akan mematikan pabrikan legal.
Negara harus mampu menjadikan momentum pengusutan ini sebagai jalan untuk membenahi sistem cukai dan perdagangan rokok secara lebih adil.
Jika rokok ilegal terus meningkat, negara tidak hanya kehilangan potensi penerimaan, tetapi juga kehilangan kontrol atas standar produksi dan distribusi.
Di tengah kontribusi cukai yang mencapai ratusan triliun rupiah dan keterlibatan jutaan tenaga kerja, industri hasil tembakau (IHT) menghadapi tekanan kebijakan yang kian kompleks.
Peruri akan tetap menjadi pihak yang mencetak pita cukai untuk barang-barang kena cukai.
Saleh Husin menyoroti pentingnya menjaga industri padat karya serta memperhatikan kesejahteraan petani tembakau.
KPAI akan menyusun rekomendasi strategis berbasis bukti untuk disampaikan kepada Presiden, membentuk kelompok kerja khusus MBDK, dan mendorong pembatasan iklan minuman manis di ruang publik
Tahapan-tahapan itu bisa dimulai dari industri besar. Para pemain besar ini memliki memiliki tanggung jawab akuntabilitas publik.
Kembali mundurnya penerapan cukai MBDK memperpanjang penundaan implemementasi cukai minuman berpemanis tersebut.
Studi meta analisis pada 2021 dan 2023 mengestimasi setiap konsumsi 250 mililiter MBDK akan meningkatkan risiko obesitas sebesar 12 persen.
Pemerintah diminta tetap konsisten untuk terapkan cukai Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK) di tahun 2025.
Ditjen Bea Cukai menetapkan target penerimaan negara dari tarif cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) pada 2025 mencapai Rp3,8 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved