Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Dokter spesialis bedah ortopedi konsultan panggul dan lutut lulusan Universitas Padjajaran dr. Kiki Novito Sp.OT(K) menyarankan untuk lakukan latihan fisik sebagai kiat untuk menjaga kesehatan tulang dan massa otot tetap baik di atas usia 35 tahun.
"Di atas 35 sampai 38 tahun massa otot menurun, kualitas tulang mencapai puncak massa tertinggi, setelah itu akan menurun, yang perlu dilakukan justru untuk menjaga massa otot dan tulang dengan latihan," katanya dalam talk show tentang Lutut Sehat Tanpa Batas Usia bersama RS Medistra di Jakarta, Kamis (8/8).
Kiki mengatakan pada usia ini ada tiga bagian yang harus dijaga demi kesehatan persendian di masa mendatang yakni kekuatan tulang, massa otot
dan kekuatan sendi. Untuk menjaga kekuatan tulang harus menjaga aktivitas yang bersifat penekanan pada tulang seperti jalan kaki atau jogging. Selain
itu juga perlu asupan gizi yang cukup untuk kepadatan tulang. Untuk menjaga massa otot, juga perlu latihan yang memberi beban pada otot sehingga bisa memperlambat penyusutan otot. Sedangkan untuk sendi, aktivitas fisik juga perlu banyak dilakukan agar tulang rawan dalam sendi bisa terus bergerak dan mempertahankan fungsinya.
Baca juga : Ini Manfaat Susu Kambing untuk Pertumbuhan Remaja
Kiki mengingatkan bagi yang memiliki risiko pengapuran pada sendi dan tulang, disarankan tidak melakukan senam yang berdampak tinggi seperti loncat atau aktivitas lari jauh atau marathon.
"Selama itu sehat boleh saja dilakukan, yang enggak boleh kalau ada sesuatu misal pengapuran enggak boleh senam loncat, full marathon, tapi kalau oke saja tentu enggak ada batasan, jadi harus mempertahankan untuk tetap bisa melakukan semua," katanya.
Pasien yang mengalami masalah pada sendi lutut, disarankan untuk melakukan operasi untuk bisa mengembalikan fungsi aktivitasnya dan meningkatkan kualitas hidup. (Ant/H-3)
Menopause meningkatkan risiko osteoporosis dan penyakit jantung pada perempuan. Pelajari cara menjaga kesehatan tulang dan jantung pasca-menopause di sini.
Studi terbaru ungkap stres kronis dapat merusak tulang dan picu osteoporosis melalui hormon stres serta gangguan sistem tubuh.
Peneliti menemukan bahwa kenaikan kadar CO2 di atmosfer mulai mengubah kimia darah manusia, termasuk kenaikan bikarbonat yang signifikan.
Peneliti HKUMed temukan protein Piezo1 yang bertindak sebagai sensor olahraga pada tulang. Inovasi obat baru untuk cegah osteoporosis tanpa gerak fisik.
Vitamin D memberikan manfaat besar bagi tubuh, mulai dari memperkuat tulang hingga meningkatkan imun dan suasana hati. Pelajari manfaat lengkap vitamin D di sini.
PERINGATAN Hari Osteoporosis Nasional dan Dunia 2025 menjadi momentum untuk terus melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kesehatan tulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved