Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BANYAK orang yang masih percaya bahwa kolesterol tinggi hanya menyerang orang yang sudah lanjut usia atau kelebihan berat badan.
Faktanya, penyakit ini tidak mengenal usia dan kondisi fisik, banyak penderita kolesterol yang terdiagnosis ketika masih muda dan tidak kelebihan berat badan.
Kolesterol tinggi, atau hiperkolesterolemia, disebabkan oleh banyaknya kolesterol yang terkandung dalam darah melebihi batas normal.
Baca juga : Konsumsi Pepaya Bisa Turunkan Kadar Kolesterol
Kolesterol sendiri merupakan senyawa lemak lilin yang dibuat secara alami di hati, namun ada pula yang berasal dari makanan tertentu.
Jadi, jika Anda memiliki kolesterol tinggi dan ingin menurunkan kadar kolesterol, Anda bisa mengonsumsi buah-buahan. Salah satu jenis serat larut dalam buah-buahan, pektin, membantu mengurangi penyerapan lemak dan kolesterol dalam darah.
Selain serat, buah-buahan juga mengandung senyawa yang meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Ini meningkatkan sirkulasi darah dan mencegah penyakit jantung.
Baca juga : 8 Efek Samping Mengonsumsi Buah Alpukat Secara Berlebihan
Di bawah ini empat jenis buah-buahan yang dapat menurunkan kadar kolesterol:
Pertama tomat. Tomat adalah salah satu buah yang paling efektif untuk menurunkan kolesterol.
Penelitian dalam buku Maturitas menunjukkan bahwa tomat matang hampir sama efektifnya dengan obat penurun kolesterol seperti statin (obat penyakit jantung).
Baca juga : Durian Tinggi Kolesterol Ternyata Mitos
Jika dikonsusmsi secara rutin, tomat juga tidak memiliki efek negatif seperti lemas, nyeri otot bahkan kerusakan saraf.
Rahasia di balik manfaat tomat terletak pada komposisi likopen yang memberi warna merah pada tomat matang. Likopen adalah antioksidan penting yang berfungsi untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.
Selain likopen, tomat juga mengandung potasium dan vitamin B yang mampu menurunkan kolesterol dan tekanan darah tinggi.
Baca juga : Waspada Serangan Jantung pada Usia Muda
Selain lezat, apel juga dikenal menyehatkan. Salah satu manfaat buah apel adalah mampu menurunkan kadar kolesterol jahat.
Kandungan beta-glukan di dalamnya berkontribusi dalam mengendalikan produksi kolesterol dalam darah.
Selain itu, apel juga merupakan sumber serat larut yang membantu menurunkan kolesterol dan mencegah pengerasan pembuluh darah. Dengan kata lain, apel juga dapat melindungi tubuh dari penyakit jantung dan stroke.
Selain dimakan langsung, apel juga bisa dijadikan cuka. Konsumsi cuka sari apel secara teratur menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).
Saat ini banyak beredar pendapat bahwa alpukat mengandung lemak tinggi sehingga kurang baik bagi kesehatan. Memang benar bahwa alpukat memiliki banyak lemak sekitar 16%.
Namun, lemak pada buah alpukat merupakan lemak sehat, karena 63% susunannya merupakan asam lemak tak jenuh, terutama jenis asam lemak tak jenuh tunggal.
Lemak tak jenuh dalam alpukat bertindak sebagai antioksidan untuk melindungi pembuluh darah dari kerusakan arteri melalui penumpukan kolesterol jahat (LDL).
Selain bermanfaat menjaga pembuluh darah, buah alpukat sangat dianjurkan karena kaya akan serat dan omega-9. Omega 9 dan serat menjaga kadar gula darah dalam tubuh tetap rendah.
Nanas merupakan buah yang mudah ditemukan di Indonesia. Nanas diketahui kaya akan vitamin A, C, tiamin, tembaga dan enzim bromelain.
Salah satu zat bernama enzim bromelain inilah yang berperan penting dalam mengendalikan kolesterol dalam tubuh.
Enzim bromelain merupakan zat yang membantu menjaga kesehatan sirkulasi darah dan mengurangi penyakit jantung dengan mengurangi penumpukan kolesterol di pembuluh darah.
Kontrol gula darah, tekanan darah, dan kolesterol untuk cegah stroke. Kenali gejala awal dan lakukan pencegahan sejak dini demi kesehatan otak dan tubuh.
Penyakit jantung tak hanya dipengaruhi genetik. Ahli Mayo Clinic menyebut gaya hidup punya peran lebih besar.
Kuning telur ternyata kaya nutrisi dan tak selalu memicu kolesterol tinggi. Studi terbaru menyarankan konsumsi telur utuh secara seimbang.
WAKIL Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengimbau masyarakat untuk tetap mengatur makanan di masa lebaran agar tetap sehat.
Meski sulit menolak hidangan khas Lebaran seperti opor ayam dan rendang, menjaga pola konsumsi tetap menjadi kunci utama untuk menghindari lonjakan kolesterol.
Perawat PMI Cabang Jakarta Timur, Ahmad Zulfikar, menjelaskan bahwa pemudik yang memeriksakan diri rata-rata mengeluhkan sakit kepala hebat.
Alpukat bisa mnjadi sumber lemak tak jenuh sehat untuk jantung, membantu menurunkan kolesterol, kaya vitamin E, C, dan K, baik untuk pencernaan dan menjaga kesehatan kulit.
Brain fog merupakan gambaran umum dari penurunan kemampuan kognitif yang kerap dipicu oleh stres, perubahan hormon, hingga efek pascainfeksi.
Riset terbaru menunjukkan menambahkan satu alpukat dan secangkir mangga ke diet harian dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah pada orang dengan prediabetes.
Buah dan sayuran merupakan sumber serat harian yang sangat dibutuhkan tubuh untuk memastikan saluran cerna tetap berfungsi optimal meskipun frekuensi makan berkurang.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Buah ini memiliki daging lembut berwarna hijau kekuningan dengan tekstur creamy dan cita rasa gurih khas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved