Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HARI Raya Idul Adha yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah selalu dirayakan oleh seluruh umat Muslim di dunia.
Idul Adha ini juga biasa disebut dengan nama Lebaran Haji atau Hari Raya Kurban.
Kata Idul Adha sendiri memiliki banyak arti dan maknanya.
Baca juga : Apa Itu Idul Adha? Begini Penjelasannya Menurut Ustadz Adi Hidayat
Idul Adha berasal dari kata 'id' dan 'adha'.
Untuk 'id' sendiri berakar pada kata 'aada ya'uudu' yang artinya 'menengok', 'menjenguk', atau 'kembali'.
Sedangkan untuk kata Adha bermakna 'qurban' (kurban).
Baca juga : Bacaan Doa Idul Adha, Amalkan ini untuk Menyambut Hari Raya
Maka dari itu di Indonesia kata 'id' kerap disamakan artinya dengan 'ayyada' atau berhari raya.
Maka jika disimpulkan Idul Adha berarti melakukan kembali penyembelihan hewan kurban.
Sehingga dari pengertian tersebut, Idul Adha di Indonesia dikenal pula sebagai Hari Raya Kurban.
Baca juga : Sebagian Besar Sapi Kurban di Sulsel Berasal dari NTB
Lalu untuk asal usul hingga pengertian Idul Adha dan kurban ini sebenarnya berasal dari zaman Nabi Ismail dan Ibrahim.
Pada zaman tersebut Allah SWT meminta Nabi Ismail untuk menyembelih anaknya, yakni Nabi Ibrahim.
Tetapi Allah SWT mengantikannya dengan seekor kambing untuk disembelih.
Baca juga : Doa Menyembelih Hewan Kurban dan 9 Tata Caranya
Dari zaman tersebut hingga saat ini umat Muslim pun selalu menyembelih hewan kurban.
Namun, di zaman ini banyak orang yang mengartikan kurban dengan hitungan per kepala.
Nyatanya hal tersebut tidaklah seperti itu.
Hal ini dijelaskan oleh Syekh Ali Jaber dalam ceramahnya yang dilansir dari YouTube Muhammad Abil Abqory.
Menurutnya, kurban dihitung per keluarga bukan per kepala.
Hal tersebut sudah tertuang dalam kisah Nabi Ismail dan Nabi Ibrahi.
"Yang dihitungkan kurban beda sama aqiqah dan beda sama zakat fitrah. Zakat fitrah dan aqiqah itu per orangan. Kalo kurban kalo tidak mampu boleh 1. Yang ada istilah sekarang saya kurban tapi nanti sisanya seolah-olah ada hutang sama Allah, sesuai kemampuan kita," katanya.
"Kurban hitungannya per keluarga, bukan per orangan, buktinya Rasulullah SAW juga cerita Nabi Ibrahim. Ketika Nabi Ibrahim mau sembelih Nabi Ismail, Allah turunkan pengganti sembelih Nabi Ismail dengan kambing dari surga, berapa ekor kambing? Satu, padahal Nabi Ibrahim ada istri dua dan anak," sambungnya.
Bahkan, kata Syekh Ali Jaber seorang Nabi Muhammad pun yang memiliki umat sangat banyak hanya menyembelih satu ekor kambing.
Rasulullah SAW menyembelih kambing mengatasnamakan dirinya, keluarga dan umatnya.
"Yang kedua, Rasul sendiri sembelih dua kambing. Pertama Bismillah atas nama Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad, padahal kita tahu keluarga Nabi Muhammad termasuk keluarga besar. 11 istri belum lagi anaknya laki-laki sama perempuan ada yang hidup maupun mai, sudah termasuk semua," jelasnya.
"Rasul sembelih sembelihannya yang kedua atas namaku dan atas nama umatku. Umatnya ini berapa miliar? Cuma satu ekor kambing. Kenapa Rasul menyembelih kambing atas namanya dan umatnya? Karena disini adalah tanda rasa sayang Rasul kepada umatnya," tambahnya.
Idul Adha ini selain dikenal dengan Hari Raya Kurban, juga sebagai Lebaran Haji.
Karena diwaktu yang bersamaan Idul Adha ini juga sebagai Puncaknya Ibadah Haji untuk umat Muslim di Tanah Suci Makkah, Arab Saudi. (Z-12)
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
DINAS Pertanian dan Perikanan Pekanbaru memastikan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto di Kota Pekanbaru pada momen Idul Adha 1446 H dalam kondisi sehat. Sapi simental berbobot nyaris 1 ton
Rijalul mengungkapkan program Flash Sale Qurban ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat dalam berkurban.
Simak tips perencanaan keuangan kurban Idul Adha 2026 dari Dompet Dhuafa. Tersedia pilihan harga fleksibel untuk distribusi dalam dan luar negeri.
Anak-anak antusias melihat hewan kurban yang dijual di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten.
Ia mengatakan pada awalnya sebanyak 21 ribu ekor sapi yang siapkan. Namun, di tengah perjalanan ada penambahan permintaan sebanyak 9.000 ekor sapi yang dikirim dari Sumbawa.
Dari kepatuhan keduanya, Allah SWT pun menjadikan domba sebagai pengganti Nabi Ismail. Sejak saat itu hingga kini diperingatilah yang namanya Idul Adha.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved