Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Spesialis Penyakit Syaraf RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo, Yetty Ramli, menjelaskan apa itu stem cell dan manfaatnya terhadap kesehatan tubuh, salah satunya untuk mengobati penyakit pada otak.
"Stem cell adalah sel punca atau sel induk yang ada di dalam tubuh dan di semua bagian tubuh kita ada stem cell," kata Yetty, Senin (19/2).
Stem cell berfungsi untuk mengatasi kerusakan-kerusakan di dalam tubuh dan melakukan regenerasi, sehingga sel tubuh yang mengalami kerusakan akan digantikan oleh stem cell.
Baca juga : Ini Tips Menghadapi Cuaca Panas Ekstrem 2024
Selain itu, stem cell juga berfungsi sebagai antiperadangan dan dapat memicu sel-sel tubuh berkembang lebih baik.
Oleh karena itu, saat ini, stem cell semakin banyak digunakan para dokter dan ahli medis untuk mengatasi berbagai macam penyakit yang diderita pasien, salah satunya untuk pengobatan penyakit pada otak.
"Cara kerjanya berbeda-beda, misalnya stem cell untuk kerusakan di otak. Kalau kita suntikkan melalui DSA, artinya langsung lewat ke pembuluh darah di otak dan lebih cepat sampainya ke otak," kata Yetty.
Baca juga : Masyarakat Diingatkan tidak Takut Periksa Gula Darah
Dia menambahkan, "Kita juga memberikan (pengobatan) stem cell untuk kasus parkinson, cedera tulang belakang, trauma di kepala, cerebral palsy, hingga stroke."
Menariknya, pengobatan stem cell dinilai dapat bekerja lebih cepat dan ampuh untuk mengatasi stroke dibandingkan pengobatan stroke lainnya (seperti trombolisis atau trombektomi untuk stroke iskemik), khususnya bagi pasien yang mengidap stroke di bawah jangka enam bulan.
Semakin cepat pasien stroke melakukan pengobatan stem cell, niscaya akan semakin cepat dirinya pulih dan dapat segera beraktivitas normal kembali.
Baca juga : Orangtua Diingatkan Pantau Tumbuh Kembang Anak untuk Deteksi Dini Diabetes
"Hasilnya jauh lebih cepat jika pasien ada di fase (stroke) akut. Perbaikannya dramatis sekali, hari ini kita suntik, besoknya pasien sudah kembali normal," katanya.
Meski demikian, Yetty mengatakan pengobatan stem cell biasanya dilakukan dengan beberapa kali penyuntikan dan melakukan terapi lanjutan agar hasil pengobatan lebih maksimal.
Misalnya, usai melakukan pengobatan stem cell, pasien melanjutkan proses pengobatan dengan terapi neurorestorasi, fisioterapi, dan lainnya sesuai dengan jenis penyakit dan terapi yang dibutuhkan.
Baca juga : Ini Penyebab Masalah Tiroid Lebih Sering Dialami Perempuan
Dokter dari Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) ini mengatakan stem cell untuk pengobatan bisa didapatkan dari tubuh pasien sendiri, seperti dari lemak, sumsum tulang, dan kulit.
Namun, Yetty merekomendasikan untuk menggunakan stem cell dari sumber daya lain bagi pasien lanjut usia karena jumlah stem cell di tubuhnya lebih sedikit dibanding orang yang lebih muda, sehingga memerlukan tambahan stem cell dari orang lain.
"Kalau orang-orang usia lanjut, kita lebih merekomendasikan pemberian stem cell bukan dari dirinya sendiri, tetapi diambil dari orang lain," katanya.
Baca juga : Gejala Awal Pneumonia Biasanya Berupa Demam
"Seleksi stem cell biasanya selain memastikan tidak ada infeksi, stem cell juga tidak berasal dari pasien dengan faktor risiko kanker," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Konferensi ini menghadirkan rangkaian program ilmiah yang komprehensif, termasuk workshop, main symposium, serta scientific competition berupa presentasi oral dan poster penelitian.
Para peneliti di Jepang menilai terapi ini memiliki potensi besar untuk menangani berbagai kondisi medis, mulai dari penyakit degeneratif, gangguan saraf, hingga kerusakan organ.
Regenerative Medicine ialah pelayanan yang melibatkan berbagai disiplin ilmu yang bertujuan untuk memperbaiki, mengganti dan meregenerasi sel, jaringan dan organ tubuh
PEMANFAATAN teknologi stem cell atau sel punca saat ini semakin meluas di bidang kesehatan dan perawatan tubuh, termasuk untuk kulit wajah.
PRESIDEN World Council of Stem Cell (WOCS) Deby Vinski mengusulkan agar pemerintah memanfaatkan fasilitas bank tali pusat celltech yang dinilai telah maju dan memenuhi standar internasional.
Ilmuwan Tiongkok menemukan cara mengubah stem cell atau sel punca manusia menjadi sel otak penghasil dopamin.
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Kenali perbedaan bakteri, virus, jamur, dan protozoa serta cara efektif memutus rantai penyebaran kuman demi menjaga kesehatan tubuh.
Menjelang Hari Buruh, laporan Indonesia Health Insights Q2 2026 mengungkap telekonsultasi mampu tangani 95 persen kasus medis dan tekan biaya kesehatan hingga 15 persen.
Sering memangku laptop? Hati-hati, kebiasaan ini bisa memicu gangguan kulit, masalah kesuburan, hingga nyeri punggung. Simak penjelasan medis dan tips aman.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Unggul dalam Inovasi ibu dan anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved