Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JAHE termasuk dalam famili Zingiberaceae atau masih berkerabat dengan berbagai macam tanaman herbal rimpang akar lainnya seperti kunyit, kencur serta lengkuas.
Selain memberikan rasa pedas dan aromatik pada makanan, jahe memiliki beragam manfaat kesehatan. Hal itu didukung oleh penelitian ilmiah. Salah satunya adalah menurunkan risiko diabetes.
Gula darah dan diabetes ternyata bisa dicegah dengan tanaman jahe. Tanaman rimpang ini memiliki senyawa yang bisa membantu untuk mengontrol gula darah pada tubuh.
Baca juga: Konsumsi Air Dingin Saat Cuaca Panas tidak Masalah
Hasil penelitian yang diterbitkan journal Planta Media pada Agustus 2021 mengungkapkan jika jahe mampu mengonttol gula darah dalam jangka panjang. Khususnya pada penderita diabetes tipe 2.
Jahe mengandung senyawa gingerol aktif yang dapa membantu meningkatkan penyerapan gula darah ke dalam sel otot tanpa menggunakan insulin. Ekstrak pada jahe bisa berinteraksi dengan reseptor serotonin pada tubuh untuk membalikkan dampak pada sekresi insulin. Sehingga mampu menurunkan kadar gula darah hingga 35% dan meningkatkan insulin 10%.
Baca juga: Beberapa Jenis Minuman yang Baik untuk Mengatasi Gangguan Pencernaan
Selain itu, jahe juga membantu menurunkan berat badan yang merupakan salah satu faktor penyebab diabetes. Jahe juga melindungi jantung dari masalah yang timbul karena diabetes.
Namun meskipun begitu, penderita diabetes dihimbau untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi jahe. Apalagi bagi yang sedang mengonsumsi obat diabetes. Pasalnya dikhawatirkan jahe akan membuat gula darah anjlok atau hipoglikemia.
Jahe juga akan mempengaruhi kinerja dari obat diabetes yang diberikan oleh dokter. Sehingga perlu ada konsultasi dengan dokter saat akan mengonsumsi jahe.
Orang dalam keadaan sehat dan normal hanya dianjurkan mengonsumi jahe sebanyak 4 gram dalam sehari. Sedangkan untuk ibu hamil tak lebih dari 1 gram perharinya.
Untuk mendapat khasiat jahe dalam membantu penurunan gula darah, Anda cukup mengonsumsinya dalam bentuk wedang.
Selamat mencoba! (Z-3)
Tidak sedikit orang yang ragu mengonsumsi herbal karena khawatir dapat memicu gangguan lambung.
Wacana herbal Indonesia menjadi produk unggulan sebenarnya telah muncul sejak 2000.
Penggunaan dan kepemilikan merek Kutus Kutus kini memiliki kepastian hukum final setelah Mahkamah Agung menguatkan putusan Pengadilan Niaga Surabaya.
Pengembangan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) harus didukung. Itu karena TSTH2 merupakan bagian dari langkah mewujudkan ketahanan pangan.
Kolaborasi itu mempertemukan dunia akademik, terutama hasil riset herbal dan kosmetika UGM, dengan industri.
Vmalety, jamu herbal berbentuk serbuk dengan rasa mixberry yang menyegarkan.
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Kenali perbedaan bakteri, virus, jamur, dan protozoa serta cara efektif memutus rantai penyebaran kuman demi menjaga kesehatan tubuh.
Menjelang Hari Buruh, laporan Indonesia Health Insights Q2 2026 mengungkap telekonsultasi mampu tangani 95 persen kasus medis dan tekan biaya kesehatan hingga 15 persen.
Sering memangku laptop? Hati-hati, kebiasaan ini bisa memicu gangguan kulit, masalah kesuburan, hingga nyeri punggung. Simak penjelasan medis dan tips aman.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Unggul dalam Inovasi ibu dan anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved