Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WABAH cacar monyet atau monkeypox telah resmi ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai darurat kesehatan global pada Sabtu (23/7). Pasalnya, wabah tersebut sudah meluas di lebih dari 70 negara.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan bahwa kasus cacar monyet belum ditemukan di Indonesia. Meski demikian, langkah antisipasi dilakukan untuk mencegah dan menangani potensi wabah tersebut masuk ke Tanah Air.
"Penyiapan kapasitas lab pemeriksaan dan rujukan," ujar Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes dr. Maxi Rein Rondonuwu kepada Media Indonesia, Minggu (24/7).
Baca juga: Anak-anak Penyandang Kanker Ikuti Peringatan Hari Anak Nasional
Baca juga: WHO Tetapkan Cacar Monyet PHEIC, Pakar: Tingkatkan Kewaspadaan Nasional
Penyakit yang pertama kali ditemukan di Kongo itu kian meluas ke berbagai negara. Bahkan kasus cacar monyet sudah terkonfirmasi di negara tetangga Singapura.
Lantas, langkah antisipatif pemerintah saat ini perlu dilakukan, termasuk menyiapkan fasilitas laboratorium tersebut. Di samping itu meningkatkan kewaspadan publik melalui Media KIE dan pers rilis secara berkala di kanal resmi Kemenkes.
"Surat edaran untuk meningkatkan kewaspadaan baik di wilayah dan KKP termasuk untuk dinkes, rumah sakit, kantor kesehatan Pelabuhan, dsb (SE Dirjen P2P No HK.02.02/C/2752/2022)," imbuhnya.
Selain itu, kata Maxi, Kemenkes juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. "Melakukan revisi dan sosialisasi pedoman pencegahan dan pengendalian monkeypox menyesuaikan update situasi, keilmuan dan WHO," kata dia.
Sementara itu, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes, Maria Endang Sumiwi mengatakan bahwa saat ini belum ada skrining khusus untuk pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) di bandara. "Saat ini belum ada skrining khusus untuk PPLN di bandara. Bisa dengan pemantauan suhu yang sekarang juga sudah dilakukan terkait covid," tuturnya.
Kemenkes terus melakukan koordinasi dengan K/L untuk membahas skrining di bandara. Mengingat, hal itu harus melibatkan lintas sektor di pintu masuk. "Ini kami masih menindaklanjuti berita dan rekomendasi WHO ini," tandasnya. (H-3)
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
WHO merekomendasikan transisi dari vaksin influenza quadrivalent ke trivalent karena hilangnya virus B/Yamagata. Simak penjelasan medis dan dampaknya.
Vaksin influenza trivalen kembali menjadi standar global setelah WHO merekomendasikan penghapusan komponen garis keturunan B/Yamagata.
AI dan teknologi genomik mempercepat diagnosis penyakit langka. Inovasi ini membuka akses pengobatan lebih cepat bagi jutaan pasien di dunia.
Taiwan melaporkan capaian Gold Tier WHO dalam eliminasi hepatitis C dengan diagnosis 90,2% dan pengobatan 92,6%, mendekati target global 2030.
Indonesia pimpin suara Global South dalam negosiasi WHO Pandemic Agreement 2026. Cek latar belakang Uni Eropa dinilai hambat kesetaraan akses kesehatan global.
Otoritas kesehatan Inggris mengidentifikasi varian baru cacar monyet hasil rekombinasi clade Ib dan IIb. Para ilmuwan menilai dampaknya, sementara kasus global terus meningkat.
Mpox merupakan infeksi virus yang menyebar melalui kontak dekat dan biasanya menyebabkan gejala seperti flu dan lesi bernanah di sekujur tubuh.
Dua kasus suspek Monkey Pox (Mpox) atau cacar monyet yang dilaporkan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, bukan merupakan kasus konfirmasi Mpox.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa monkeypox (mpox) bukan lagi dianggap sebagai keadaan darurat kesehatan internasional.
Kasus Mpox atau cacar monyet kembali muncul di Indonesia. Ketahui gejala awal, penyebab penularannya, dan langkah pencegahan efektif agar tidak tertular penyakit ini.
Angka korban tewas akibat Mpox di Afrika telah mencapai 1.200 orang, sementara jumlah kasus yang tercatat tahun ini telah melampaui 62.000.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved