Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Tugas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (Satgas PMK) melaporkan bahwa 422.401 ekor sapi telah menjalani vaksinasi PMK dan belum ada hewan ternak jenis lain yang mendapat vaksin tersebut, menurut data yang diterima di Jakarta pada Selasa sore.
Data tersebut memperlihatkan bahwa PMK telah menular di 246 kabupaten/kota di 22 provinsi di Indonesia dengan mayoritas menyerang sapi. Sejauh ini, 350.457 hewan ternak telah terjangkit penyakit itu dengan 112.999 ekor telah sembuh, 230.719 masih belum sembuh dan 2.095 ekor mati.
Baca juga: Menko PMK: UU TPKS belum Punya Aturan Turunan, Masih Tumpul
Rincian dari yang sakit adalah 339.161 sapi, 7.769 kerbau, 1.166 domba, 2.314 kambing dan 47 babi. Sementara hewan ternak yang telah dinyatakan sembuh adalah 107.947 sapi, 3.265 kerbau, 510 domba, 1.277 kambing.
Hewan yang masih belum sembuh adalah 224.616 sapi, 4.438 kerbau, 641 domba, 977 kambing dan 47 babi.
Hewan ternak yang dinyatakan mati akibat PMK di seluruh Indonesia memiliki rincian 2.027 sapi, 52 kerbau dan domba serta kambing masing-masing delapan ekor.
Beberapa provinsi masuk dalam zona merah yaitu terdapat lebih dari 50 persen kabupaten/kota di provinsi tersebut memiliki kasus PMK. Beberapa di antaranya seperti Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali dan Kalimantan Barat.
Satgas mengingatkan bahwa pencegahan PMK dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti membatasi gerakan hewan ternak, pengawasan lalu lintas dan pelaksanaan surveilans, pelarangan masuknya ternak dari daerah lain, karantina ketat serta meningkatkan sanitasi.
Koordinator Tim Pakar Satgas PMK Wiku Adisasmito sebelumnya mengatakan bahwa pihaknya sudah membuat aturan lalu lintas hewan ternak di tengah wabah.
Dalam konferensi pers pada Kamis (7/7), dia mengatakan aturan tersebut mensyaratkan bahwa sebelum melakukan perjalanan maka hewan dan produknya wajib dikarantina selama 14 hari dan ketika bergejala maka wajib menjalani tes.
Kapal ternak terbesar dunia MV Al Kuwait kirim 17.000 sapi ke Indonesia. Pakar IPB ungkap alasan ketergantungan impor dan risiko ekonomi Rp11 triliun.
Ia mengatakan pada awalnya sebanyak 21 ribu ekor sapi yang siapkan. Namun, di tengah perjalanan ada penambahan permintaan sebanyak 9.000 ekor sapi yang dikirim dari Sumbawa.
Kementan mempercepat pengembangan investasi peternakan sapi skala besar di Kalimantan Tengah dengan target populasi mencapai 200 ribu ekor dalam satu kawasan terintegrasi.
Sudaryono menegaskan harga sapi di kandang peternak saat ini terpantau masih berada di bawah batas acuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Kontes Ternak dan Bursa Sapi Potong di Rumah Potong Hewan (RPH) Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Sapi yang dirawat dengan baik akan tumbuh menjadi besar hingga beratnya bisa mencapai 500 kilogram. Ukuran itu dapat memproduksi banyak daging.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved