Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Dalam rangka mempererat tali silaturahmi sekaligus komunikasi antara pengurus dan anggota, Perempuan Indonesia Maju (PIM) menggelar acara halal bihalal, di Grand Sahid Jaya pada Rabu (25/5).
Halal bihalal ini dihadiri oleh sejumlah Pengurus PIM dan perwakilan daerah seperti, Jabodetabek, Banten, Jawa Timur, Lampung, Riau, Jambi, Sulawesi Selatan Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat.
Tampak hadir pula tokoh nasional, di antaranya Sandiaga S. Uno (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), Sidarto Danusubrata (Wantimpres sekaligus Ketua Pelindung PIM), Tuti Roosdiono (anggota DPR RI), Septriana Tangkary (Direktur Informasi Perekonomian dan Maritim Ditjen IKP Kominfo RI), Yanti Sukamdani, Dewi Motik, Bunda Indah (Ketua Rumah Komunikasi Lintas Agama), Poppy Hayono Isman (Ketum Yayasan Asma Indonesia), Basuri Tjahya Purnama (mantan Bupati Belitung Timur), Rudi S. Karni (praktisi Medsos), dan Frans X Watu (Sekjen MIO Indonesia).
Dalam sambutannya, Sidarto Danusubrata sebagai Ketua Pelindung PIM menyatakan rasa bangganya karena PIM dapat berpartisipasi dalam membantu pemulihan ekonomi nasional.
"Sebagai organisasi Perempuan Indonesia Maju (PIM) telah bergerak memberdayakan UMKM di berbagai bidang. Inilah salah satu faktor yang membantu pemulihan kembali ekonomi nasional kita setelah dihantam pandemi. Pertumbuhan ekonomi kita saat ini 5.1 persen dan merupakan salah satu yang terbaik di ASEAN,” ujar Sidarto Danusubrata.
Sementara itu Septriana Tangkary, Direktur Informasi Perekonomian dan Maritim Ditjen IKP Kominfo RI juga mengapresiasi PIM yang telah memberikan kontribusi dan kolaborasi bersama Kementrian Kominfo selama tiga tahun berlangsung. “Kita telah bersama-sama memberikan edukasi kepada pelaku UMKM, yang paling utama perempuan Indonesia bisa maju, mandiri dan berdikari. Saya mengapresiasi perempuan-perempuan kita yang telah bekerja keras membantu sesama selama masa pendemi. Semoga kolaborasi antara Kominfo dan PIM terus berjalan demi kemajuan kita dan perempuan Indonesia,” ujarnya
KETUA Umum PIM Lana T. Koentjoro didampingi Ketua Panitia halal bihalal, drg. Purwati Aminingsih mengaku bersyukur karena halal bihalal bisa dihadiri tokoh-tokoh perempuan yang hebat dan sejumlah tokoh nasional pada malam ini. "Kami bersyukur setelah selama dua tahun lalu belum bisa tatap muka, sekarang sudah diperbolehkan bertemu. Dengan halal bihalal ini diharapkan silaturahmi jadi terjaga sehingga bisa mengurangi miskomunikasi antar pengurus dan anggota," tukas Lana.
Lebih lanjut ia menjelaskan tentang PIM dan apa yang sudah dikerjakan oleh organisasi yang digawangi para perempuan ini. Beberapa program yang telah dilaksanakan PIM antara lain bidang kesehatan, bekerja sama dengan beberapa instansi guna mengadakan vaksinasi di beberapa daerah. Selain itu pihaknya juga mendorong penguatan di bidang ekonomi, fokus pada UMKM dan pariwisata, dengan selalu intens menyelenggarakan pameran produk UMKM dan fashion show, serta melakukan aktivitas lainnya di bidang sosial budaya, pendidikan dan lingkungan hidup.
“Apa yang kami lakukan adalah upaya dari PIM untuk menunjukkan bahwa perempuan itu kuat, mampu dan mandiri,” tegas wanita berdarah Manado yang juga aktif sebagai Penasehat Media Independen Online Indonesia (MIO INDONESIA). (OL-12)
IP Trisakti menggelar halal bihalal di Jakarta, menekankan kolaborasi, prestasi akademik, dan kesiapan menghadapi re-akreditasi unggul.
Warga menyaksikan pertunjukan video mapping pada acara Halal Bihalal Jakarta 2026 di Taman Fatahillah, kawasan Kota Tua, Jakarta.
Acara yang berlangsung dengan khidmat, hangat dan penuh keakraban ini ditutup ramah tamah.
Abdul Mu’ti mengaku termasuk mudiker militan. Sejak masuk Jakarta tahun 2002, selama 24 kali mudik tidak pernah mengalami pengalaman yang sama.
Selain fokus pada pengembangan internal, Untar juga menyatakan dukungan penuh terhadap anjuran pemerintah terkait efisiensi di tengah dinamika global saat ini.
Tradisi halal bihalal diinisiasi oleh Presiden pertama RI, Soekarno. Saat itu muncul gagasan silaturahmi yang kemudian berkembang menjadi halal bihalal dan terus dilestarikan hingga kini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved